NJOP Naik, Ini kata Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

Ferry Noviandi, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 07 Juli 2018 | 10:57 WIB
NJOP Naik, Ini kata Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Bumi dan Bangunan tahun 2018. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kenaikan NJOP harus dilihat selama lima tahun.

"Anda lihat sejarah kenaikan NJOP, jangan lihat tahun ini saja. Nanti anda lihat sejarahnya Anda baru lihat. Coba Anda lihat kenaikan NJOP selama 5 tahun terakhir seperti apa, dari situ nanti anda bisa simpulkan," ujar Anies Baswedan di Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Kenaikan NJOP tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 24 Tahun 2018 yang diundangkan pada 4 April 2018.

Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (Ummi Saleh/Suara.com)
Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (Ummi Saleh/Suara.com)

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan kenaikan NJOP rata-rata sebesar 19,5 persen. Kenaikan tersebut kata Sandiaga dipengaruhi adanya perubahan lingkungan lahan menjadi fisik bangunan.

"Kenaikan nilai jual objek pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan PBB P2 pada tahun 2018 rata-rata adalah sebesar 19,54 persen untuk objek-objek PBB yang memiliki kenaikan di atas rata-rata pada umumnya dipengaruhi oleh antara lain misalnya adanya perubahan fisik lingkungan lahan dan tanah kampung menjadi perumahan real estate," kata Sandiaga Uno, saat ditemui di  Balai Kota, Jakarta, Jumat (6/7/2018) malam..

"Juga perubahan fungsi lahan dari tanah kosong menjadi kawasan perdagangan atau apartemen. Jadi nilai tanah yaitu meningkat sehingga mestinya juga objek pajaknya juga meningkat," sambung Sandiaga Uno.

Sandiaga menuturkan, kenaikan NJOP juga dipengaruhi oleh pemutakhiran lokasi objek pajak, yang sebelumnya mungkin terdapat di zona dalam atau kampung. Karena adanya perluasan lahan di Jakarta menjadi zona luar atau pinggir jalan utama.

"Tiba-tiba ada di bangun jalan tol dibangun akses sehingga dari segi nilainya ada pertambahan secara signifikan. Nah untuk menjaga keseimbangan NJOP antar kawasan di mana beberapa lokasi pada tahun-tahun sebelumnya juga belum disesuaikan ini kita lakukan penyesuaian seperti ini dan agar dipastikan ada keseimbangan baik dari satu lokasi ke lokasi yang lain, walaupun berbatasan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan," kata dia.

Lebih lanjut, Sandiaga Uno menuturkan,  adanya penyesuaian akibat perbedaan antara harga pasar, dibandingkan dengan NJOP yang ditetapkan tahun sebelumnya. 

baca juga

Hal tersebut kata Sandiaga, untuk meminimalisir kehilangan potensi yang tidak hanya di PBB, melainkan di BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan)

"Itu yang kita harapan bawah ini untuk menghadirkan kesetaraan dan keadilan. Penyesuaian ini, kita sudah melihat dari data-data 90 persen dari pada kenaikan di atas rarat-rata hanya di daerah-daerah tertentu yang rata-rata masyarakat menengah ke atas. Jadi mayoritas daripada masyarakat khususnya menengah dan menengah ke bawah tidak mengalami kenaikan NJOP yang ada dalam kisaran rata-rata," katanya menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Emiten Sandiaga Uno Bidik Bisnis Halal Lintas Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 08:02 WIB

Sah! Sandiaga Uno Jadi Presiden Komisaris MUTU

Sah! Sandiaga Uno Jadi Presiden Komisaris MUTU

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati

Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Nama Sandiaga Uno Kembali Tenar, Kini Masuk Daftar Usulan Komisaris MUTU

Nama Sandiaga Uno Kembali Tenar, Kini Masuk Daftar Usulan Komisaris MUTU

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?

Jalur Sepeda Jakarta Mau Dihapus: Benarkah Sepi, Bikin Macet, dan Tak Dibutuhkan?

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres

Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:14 WIB

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:37 WIB

Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026

Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026

Sport | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:03 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

×