Ratusan Warga Pendatang Baru Terjaring di Bekasi

Bangun Santoso

Sabtu, 07 Juli 2018 | 16:54 WIB
Ratusan Warga Pendatang Baru Terjaring di Bekasi
Ilustrasi pemukiman padat penduduk.

Suara.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi tengah menggelar operasi yustisi pendatang baru di wilayah setempat. Operasi berlangsung selama 20 hari sejak Senin (2/7/2018) hingga Kamis (2/8/2018).

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi, Alisyahbana mengatakan, petugas telah menjaring 128 warga pendatang dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Dari 128 warga pendatang yang terjaring, 95 orang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat ada 24 orang, dan sisanya sembilan orang berasal dari Jawa Timur," kata Alisyahbana, Sabtu (4/7/2018).

Ratusan orang pendatang baru itu terjaring operasi petugas di Desa Sukadami dan Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan.

Sebanyak 20 petugas gabungan dengan Satpol PP Kabupaten Bekasi, petugas menggedor rumah kontrakan yang ada di perkampungan setempat.

"Mereka yang terjaring karena terbukti tidak memiliki surat pindah dari daerah asal," kata dia.

Dari operasi itu, petugas akan melakukan pendataan. Selanjutnya para pendatang baru itu diberikan surat keterangan domisili yang berlaku selama enam bulan. Setelah masa berlakunya habis, mereka dianjurkan membawa surat pindah daerah asal. Itu pun bila warga tersebut ingin memutuskan menetap di Kabupaten Bekasi.

"Tapi kalau belum berkesempatan untuk mengurusnya, mereka dapat mengajukan surat keterangan domisili kembali ke pemerintah desa setempat," ujarnya lagi.

Kasi Pendataan Penduduk Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi, Dudin menambahkan, bila sudah memiliki identitas sebagai warga Kabupaten Bekasi, maka pemerintah daerah bisa memberikan kemudahan akses dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan dan pendidikan.

baca juga

Karena jika belum tercatat identitas kependudukan di Kabupaten Bekasi maka seluruh fasilitas tersebut tidak diberikan.

Dudin berharap, kegiatan penertiban administrasi kependudukan setidaknya bisa memberikan efek jera kepada mereka yang datang tanpa membawa surat pindah dari daerah asal.

"Sebab, untuk mendapatkan identitas seperti e-KTP sudah terintegrasi semuanya. Kalau namanya masih di sana, tidak bisa membuat identitas di sini," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayutih mengatakan, pemerintah daerah sebaiknya memperketat masuknya warga baru ke Kabupaten Bekasi. Sebab, pemilihan presiden akan berlangsung sebentar lagi.

"Khawatir mengganggu jumlah pemilih saat Pemilu nanti," kata Jejen.

Seharusnya, kata dia, pemerintah daerah memberikan tindakan tegas kepada warga pendatang yang tidak memenuhi persyaratan. Hal itu untuk memberikan efek jera kepada mereka yang semaunya tinggal di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Jangan diberikan waktu terlalu lama. Khawatir mereka keenakan," katanya. (Yakub)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkot Bekasi akan Evaluasi Jam Operasional Truk Sampah DKI

Pemkot Bekasi akan Evaluasi Jam Operasional Truk Sampah DKI

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 15:52 WIB

Ambil Ponsel yang Dimainkan Bocah, Dua Jambret Jatuh dari Motor

Ambil Ponsel yang Dimainkan Bocah, Dua Jambret Jatuh dari Motor

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 18:28 WIB

Tak Setia Kawan, D Ditinggal Komplotan saat Begal Motor

Tak Setia Kawan, D Ditinggal Komplotan saat Begal Motor

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 18:18 WIB

Pesan Khusus Pakde Karwo Usai Peristiwa Bom Pasuruan

Pesan Khusus Pakde Karwo Usai Peristiwa Bom Pasuruan

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 16:55 WIB

Pilgub Jabar, KPU Tunggu Rekapitulasi 4 Kabupaten/Kota

Pilgub Jabar, KPU Tunggu Rekapitulasi 4 Kabupaten/Kota

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 16:30 WIB

Terkini

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

Prabowo Pernah Larang Menteri Bahas Hal Sensitif via Telepon, Kini Listyo Sigit Tersangka Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:34 WIB

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

×