Punya Modus Unik Jambret di Sawah Besar, MS Ditembak Polisi

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Sabtu, 07 Juli 2018 | 23:45 WIB
Punya Modus Unik Jambret di Sawah Besar, MS Ditembak Polisi
Ilustrasi pencopet, penjambret. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Sektor Sawah Besar, Jakarta Pusat menembak MS. Lelaki 24 tahun itu ditangkap lantaran ketahuan mau menjambret di Jalan Rajawali, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018) malam.

MS ditembak bagian kaki karena ingin menyerang polisi saat ingin ditangkap. Setelah ditembak, MS dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Akhirnya untuk melukai kakinya kami dibawa petugas ke RS Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur guna mendapatkan pertolongan pertama," kata Kapolsek Sawah Besar Komisaris Polisi, Mirzal Maulana, dikonfirmasi, Sabtu (7/7/2018).

MS melakukan aksinya bersama satu orang rekan berinisial ERN, yang kini masih dalam pengejaran oleh petugas. Modus yang dipakai oleh MS dalam melakukan aksinya menuduh korbannya telah melukai rekannya tersebut.

Selanjutnya, MS mengajak korbannya tersebut bertemu rekannya yang sebetulnya fiktif. Dia membawa korbannya ke tempat yang sepi dan memukuli bersama ERN dan mengambil sejumlah barang berharga.

Mirzan menyebut korban terakhir dari kedua pelaku bernama Rifki (14). Kedua pelaku bertemu korbannya di Jalan Karang anyar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, didekat halte bus way, masjid Istiqlal.

"Tersangka membawa korban Rifki berikut dengan tas selempang miliknya dengan dalih untuk diperlihatkan kepada kawan tersangka yang terkena tusukan. Setelah korban dibawa untuk keliling, akhirnya korban diturunkan di Jalan Karang Anyar lalu secara spontan tersangka merampas tas," ujar Mirzan

"Korban sempat berteriak meminta tolong dan memberi perlawanan dengan cara menarik kunci motornya. Namun para lelaku langsung memukuli korban dan kabur membawa barang milik korban," Mirzan menambahkan

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MS harus mendekam dipenjara disangkakan dengan pasal 365 juncto Pasal 363 KUHP.

baca juga

"Untuk rekannya kami tengah memburu yang kabur saat akan diciduk," tutup Mirzan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelaparan, Buruh Serabutan Jambret Emak-emak untuk Beli Mi Ayam

Kelaparan, Buruh Serabutan Jambret Emak-emak untuk Beli Mi Ayam

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 20:14 WIB

Ambil Ponsel yang Dimainkan Bocah, Dua Jambret Jatuh dari Motor

Ambil Ponsel yang Dimainkan Bocah, Dua Jambret Jatuh dari Motor

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 18:28 WIB

Miris, Istri Anggota Geng Tenda Oranye Bantu Suami Menjambret

Miris, Istri Anggota Geng Tenda Oranye Bantu Suami Menjambret

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 13:13 WIB

Polisi Lumpuhkan 27 dari 73 Pelaku Kejahatan Jalanan

Polisi Lumpuhkan 27 dari 73 Pelaku Kejahatan Jalanan

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 12:33 WIB

Hanya 2 Hari, Polda Metro Jaya Tangkap 39 Bandit

Hanya 2 Hari, Polda Metro Jaya Tangkap 39 Bandit

News | Kamis, 05 Juli 2018 | 16:19 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB