Kepala BIN Budi Gunawan Diusulkan Jadi Cawapres Jokowi

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Juli 2018 | 09:10 WIB
Kepala BIN Budi Gunawan Diusulkan Jadi Cawapres Jokowi
Kepala BIN Jenderal Polisi Budi Gunawan di lokasi TKP Bom Kampung Melayu, Jakarta Timur. [Dok BIN]

Suara.com - Relawan Nasional 212 Jokowi Presiden Republik Indonesia (Renas 212 JPRI) menyatakan telah mengerucutkan empat nama bakal calon wakil presiden untuk diusulkan kepada Presiden Joko Widodo.

Sekjen Renas 212 JPRI Adnan Rarasina mengatakan empat nama itu dikaji secara serius dan diperhitungkan Renas 212 dari sisi kapabilitas dan kemampuannya mendampingi Presiden Jokowi berdasarkan situasi politik nasional saat ini.

"Melalui pembahasan internal, Renas 212 JPRI bersama koordinator daerah dari seluruh Indonesia mengerucutkan empat nama dari 11 nama tokoh Islam dan militer yang pernah diusulkan oleh Renas 212 kepada Presiden Jokowi pada 10 Mei 2018 lalu," ujar Sekjen Adnan Rarasina dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/7/2018).

Menurut Adnan, empat nama itu adalah Budi Gunawan selaku Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Kepala Badan Intelijen Negera, tokoh NU Mahfudz MD, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi dan satu tokoh militer yang saat ini menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko.

"Empat nama ini masing-masing memiliki kelebihan tersendiri," ujar Adnan.

Dia mengatakan Budi Gunawan unggul dalam penanganan konflik dan keamanan di saat Indonesia sedang giat membangun perekonomian melalui pembangunan infrastruktur nasional.

Sementara Mahfud MD tokoh kultural NU yang juga pakar hukum tata negara, menurut dia, diperlukan agar proses bernegara tetap pada tujuan awal berdirinya NKRI. Sedangkan TGB dinilai merupakan kepala daerah yang sukses memimpin NTB, serta seorang ulama hafidz Qur'an yang terbukti mampu membangun pariwisata NTB mendunia.

Kemudian Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dipandang memiliki penguasaan pada persoalan teritorial, pertahanan serta model perang asimetris yang menjadi tren untuk menguasai ekonomi dunia saat ini.

"Masing-masing keunggulan cawapres ini dibutuhkan Presiden Jokowi di periode kedua", tegas Adnan.

baca juga

Koordinator Nasional Renas 212 Nasir menambahkan, tiga tokoh Islam dan satu tokoh militer ini merupakan hasil kajian dari konsolidasi nasional Renas 212 JPRI. Nasir meyakini empat figur tokoh tersebut merupakan yang terbaik dari 11 nama besar yang pernah diusulkan sebelumnya.

Nasir mengatakan empat nama itu akan segera disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk dapat dipertimbangkan.

"Siapa pun nanti yang dipilih presiden akan kita dukung. Kalau pun Pak Jokowi punya pertimbangan lain karena melihat dinamika dan konstelasi politik nasional yang ada, lalu bersama koalisi partai pendukung memilih nama lain dari yang diusulkan Renas 212 ini, kami serahkan sepenuhnya kepada pak Jokowi," jelas Nasir.

Sebelumnya pada Mei Renas 212 JPRI telah mengusulkan 11 nama tokoh pendamping Jokowi, sebelum dikerucutkan menjadi empat nama. Nama-nama itu antara lain Mahfud MD, Din Syamsuddin, Jimly Asshiddiqie, Yusril Ihza Mahendra, Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Budi Gunawan, TGB Zainul Majdi, Ahmad Heryawan, Habib Rizieq Syihab, dan Anies Matta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Cawapres, Jokowi Masih Ketergantungan dengan Megawati

Soal Cawapres, Jokowi Masih Ketergantungan dengan Megawati

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 08:21 WIB

Dapat Dukungan Baru, Jokowi Tes Relawan Samawi Hafalan Pancasila

Dapat Dukungan Baru, Jokowi Tes Relawan Samawi Hafalan Pancasila

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 08:14 WIB

Jokowi Disambut Kapolri di Acara HUT - 72 Bhayangkara di Istora

Jokowi Disambut Kapolri di Acara HUT - 72 Bhayangkara di Istora

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 08:09 WIB

Di Hadapan 15 Ribu Ulama Muda, Jokowi: Jangan Sebar Hoaks

Di Hadapan 15 Ribu Ulama Muda, Jokowi: Jangan Sebar Hoaks

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 23:01 WIB

Mendadak Dukung Jokowi, TGB Dinilai Tak Punya Etika

Mendadak Dukung Jokowi, TGB Dinilai Tak Punya Etika

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

×