Bom Bunuh Diri Meledak di Acara Politik Peshawar, 13 Orang Tewas

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Juli 2018 | 09:18 WIB
Bom Bunuh Diri Meledak di Acara Politik Peshawar, 13 Orang Tewas
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)

Suara.com - Sedikitnya 13 orang tewas dan 47 orang lagi cedera dalam ledakan bom bunuh diri yang terjadi saat pertemuan politik di Peshawar, Ibu Kota Provinsi bagian barat-laut Pakistan. Kejadian itu, Selasa malam (10/7/2018).

Juru Bicara Lady Ready Hospital, Zulfiqar Ali Babab Khel di Peshawar mengkonfirmasi 13 orang meninggal dan 47 orang lagi menderita luka dalam ledakan tersebut. Kepala Polisi Peshawar Qazi Jamil mengatakan Sekretaris Penerangan Provinsi Partai Nasional Awami (ANP) Haroon Bilour termasuk di antara orang yang tewas dalam serangan bunuh diri itu.

Seorang pembom bunuh diri meledakkan rompi peledaknya ketika Haroon Bilour bertemu dengan pekerja partai dalam satu pertemuan terbuka di Daerah Yakatoot, Peshawar --Ibu Kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa di bagian barat-laut Pakistan, kata perwira polisi tersebut.

Pembom itu bisa mendekati politikus yang tewas tersebut ketika para pekerja partai merayakan kedatangannya dengan kembang api, demikian laporan Xinhua Rabu pagi.

Polisi, pasukan keamanan dan tim pertolongan bergegas ke lokasi ledakan dan membawa jenazah serta korban cedera ke Lady Reading Hospital. Regu Penjinak Bom dari kepolisian setempat mengatakan sebanyak delapan sampai 10 kilogram peledak selain satu kilogram pelor digunakan dalam serangan itu.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut. Bashir Bilour, ayah Haroon Bilour dan pemimpin senior ANP, juga tewas dalam ledakan bunuh diri selama kampanye pemilihan umum di Peshawar pada 2012.

Haroon Bilour mencalonkan diri untuk menjadi anggota Majelis Provinsi PK-78 dalam pemilihan umum 25 Juli di negeri itu.

ANP adalah partai nasionalis Pashtun dri Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, dan memiliki wakil di Majelis Provinsi, serta di Majelis Tinggi dan Majelis Rendah Parlemen di negeri tersebut. Para pemimpin partai politik utama mengutuk serangan itu dan mendesak pemerintah menjamin keamanan politisi yang bersaing dalam pemilihan umum.

Kepala Komisi Pemilihan Umum Pakistan mengatakan itu adalah persekongkolan untuk menggangu proses bagi pemilihan umum yang bebas dan adil. (Xinhua/OANA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teroris Bom Pasuruan Berkaitan dengan Peledakan Gereja Surabaya

Teroris Bom Pasuruan Berkaitan dengan Peledakan Gereja Surabaya

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 13:41 WIB

Biaya Pengobatan Anak Korban Bom Pasuruan Ditanggung Negara

Biaya Pengobatan Anak Korban Bom Pasuruan Ditanggung Negara

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 12:46 WIB

Isi Bom Pasuruan Paku dan Baut, Anak 6 Tahun Kena Ledakan

Isi Bom Pasuruan Paku dan Baut, Anak 6 Tahun Kena Ledakan

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 11:38 WIB

Teroris Bom Pasuruan Terlibat Peledakan Pos Polisi Kalimalang

Teroris Bom Pasuruan Terlibat Peledakan Pos Polisi Kalimalang

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 11:15 WIB

Bom Pasuruan Meledak Sendiri saat Dirakit dan Lukai Anak Pemilik

Bom Pasuruan Meledak Sendiri saat Dirakit dan Lukai Anak Pemilik

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 10:42 WIB

Terkini

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB