PDIP Klaim 21 Ribu Calegnya di Pemilu 2019 Bersih

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 11 Juli 2018 | 17:57 WIB
PDIP Klaim 21 Ribu Calegnya di Pemilu 2019 Bersih
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro No.58, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengatakan akan mendorong 21 ribu kadernya mendaftar menjadi anggota legislatif di Pemilihan Umum 2019. PDIP menjamin tak satu pun kadernya pernah terlibat dalam kasus korupsi, narkotika, dan pedofil dan kasus terorisme.

"Betul (21 ribu caleg itu semuanya bersih)," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Hasto mengatakan PDIP sangat berkomitmen untuk mencalonkan kader-kader terbaiknya. Dia mengatakan PDIP tidak mentolerir kader-kadernya yang terlibat dalam kasus korupsi, apalagi ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

"Bagi PDIP sendiri mereka yang terkena OTT KPK itu, kami berikan sanksi pemecatan seketika, hanya PDIP yang melakukan itu. Dan kemudian bagi mereka yang menyalahgunakan kekuasaan dengan korupsi kami pecat," katanya.

Dengan dipecatnya kader-kader yang bermasalah tersebut, maka secara otomatis tidak ada lagi anggota partai yang pernah terlibat dalam kasua korupsi. Karenanya, aturan tentang partai harus mencalonkan orang yang bersih tidak dipermasalahkan oleh PDIP.

"Sehingga otomatis karna mereka tidak ber-KTA PDIP, otomatis tidak bisa mencalonkan sebagai caleg. Jadi ada atau tidak ada peraturan, kami konsisten, bahkan dalam pilkda serentak kami lakukan," kata Hasto.

Dia bahkan menceritakan pengalaman partainya pada Pilkada serentak Juni lalu. Kata dia, salah satu kader partai yang memiliki elektabilitas tinggi, tidak dicalonkan oleh partai karena korupsi.

"Di beberapa waktu yang lalu ada satu keluarga yang menunjukan praktek korupsi secara luar biasa. Meskipun punya kecenderungan elektabilitas tinggi kami tidak calonkan. Kami tidak ada calon kepala daerah yang berstatus tersangka, karena itu adalah sikap politik dari partai," tutupnya.

Diketahui, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor. 20 Tahun 2018 yang sudah disahkan oleh KPU melarang setiap yang pernah terlibat dalam kasus korupsi, narkotik, dan pelecehan seksual terhadap anak-anak untuk maju dalam Pemilu.

baca juga

PDIP sendiri memiliki kader yang terjerat dalam kasus korupsi. Namun, saat diproses di KPK, PDIP langsung memecat kadernya tersebut dari keanggotaan partai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke PDIP, Bawaslu Minta Partai Usung Caleg yang Bersih Pidana

Ke PDIP, Bawaslu Minta Partai Usung Caleg yang Bersih Pidana

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 17:35 WIB

Bakal Calon Legislatif Muda Sulsel Ramai Urus SKCK

Bakal Calon Legislatif Muda Sulsel Ramai Urus SKCK

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 16:27 WIB

Menaker Hanif Belum Terpikir Daftar Jadi Caleg, Tapi Akan Cek

Menaker Hanif Belum Terpikir Daftar Jadi Caleg, Tapi Akan Cek

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 16:12 WIB

Airlangga - SBY Bersamuh, PDIP Tak Takut Ditinggal Golkar

Airlangga - SBY Bersamuh, PDIP Tak Takut Ditinggal Golkar

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 15:37 WIB

Tak Kunjung Ada Caleg Mendaftar, KPU Lapor Jokowi

Tak Kunjung Ada Caleg Mendaftar, KPU Lapor Jokowi

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 14:01 WIB

Terkini

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB