Disoal karena ke Israel, Gus Yahya: Palestina Butuh Perdamaian

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 13 Juli 2018 | 01:00 WIB
Disoal karena ke Israel, Gus Yahya: Palestina Butuh Perdamaian
Yahya Cholil Staquf bertemu dengan PM Israel, Kamis (14/6/2018) [Haim Zah, GPO/twitter.com/netanyahu].

Suara.com - Katib Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf memaklumi namanya diperbincangkan oleh pihak-pihak tertentu, karena menjadi pembicara forum Yahudi Amerika di Israel beberapa waktu lalu.

"Normal saja kan, karena masalahnya memang sangat sensitif, dan banyak orang berbeda pendapat. Ya normal saja," katanya di Kantor DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Sebelumnya, kehadiran Gus Yahya di Israel dinilai momentumnya kurang tepat. Pasalnya, saat itu, konflik Israel dan Palestina sedang bergejolak.

Terkait kehadiran di acara Yahudi dipakai kelompok tertentu untuk menyerang dirinya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Joko Widodo tersebut memberikan jawaban.

"Mereka mempersoalkan kedatangan saya ke sana (Israel) itu momentumnya tidak tepat. Tapi, justru tidak pernah ada momentum yang tepat untuk datang ke sana," katanya.

Menurut dia, kehadirannya dalam acara Yahudi-Amerika tersebut, karena baik Israel dan Amerika juga menginginkan konflik segera berakhir.

"Mereka tidak akan tahan untuk meneruskan konflik tersebut. Semua orang butuh, Amerika butuh, makanya dia membuat sarana perdamaian baru walaupun belum jelas isinya," kata dia.

"Bahkan otoritas Palestina itu butuh perundingan perdamaian, karena meraka hanya mengandalkan bantuan dari Amerika dan negara lain selama ini. Tapi jelas bahwa ini merupakan pekerjaan yang akan berlangsung dalam jangka waktu yang tidak pendek, itu berat, itu sebabnya Amerika sendiri masih ragu-ragu soal rencana perdamaian barunya ini," tambahnya.

Oleh karena itu, dia mengatakan untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina, harus membutuhkan usaha yang ekstra keras. Artinya, penyelesaiannya harus sampai ke tingkat masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gus Yahya: Santai Saja Kalau Dicap Kafir

Gus Yahya: Santai Saja Kalau Dicap Kafir

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 21:28 WIB

Bendera Israel Berkibar di Bulan pada Awal 2019

Bendera Israel Berkibar di Bulan pada Awal 2019

Tekno | Rabu, 11 Juli 2018 | 08:15 WIB

Bawa Bendera Israel ke PD 2018 Rusia, 2 Orang Ini Dikejar Massa

Bawa Bendera Israel ke PD 2018 Rusia, 2 Orang Ini Dikejar Massa

News | Senin, 09 Juli 2018 | 19:53 WIB

Opick : Anak-anak Palestina Kibarkan Bendera Indonesia di Gaza

Opick : Anak-anak Palestina Kibarkan Bendera Indonesia di Gaza

Entertainment | Senin, 09 Juli 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB