9 Terduga Teroris Ditangkap Pasca-Insiden Mapolres Indramayu

Bangun Santoso | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 16 Juli 2018 | 13:20 WIB
9 Terduga Teroris Ditangkap Pasca-Insiden Mapolres Indramayu
Ilustrasi suasana usai kejadian penangkapan terduga teroris oleh petugas polisi di kawasan Kaliurang, Yogyakarta, Sabtu (14/7/2018) malam. [Suara.com/Somad]

Suara.com - Pasca-penyerangan oleh dua terduga teroris pasangan suami isteri di Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (15/7/2018) kemarin, Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri kembali mengamankan 9 orang.

"Di Indramayu ya, itu sudah ditangkap lagi ada 9 lanjutan dari 2 orang yang mau menyerang polres," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7/2018).

Maka itu, setidaknya usai teror di Surabaya, Jawa Timur, Densus 88 setidaknya sudah menangkap sekitar 200 orang terduga teroris. Dari 200 orang terduga teroris itu, 20 di antaranya tewas lantaran mencoba mengancam nyawa petugas.

"Total ini sudah ada 200-an (terduga teroris ditangkap) sejak bom Surabaya.
Sudah 20 terduga teroris meninggal dunia," kata Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (16/7/2018).

Tito menyebut tindakan tegas yang dilakukan anggota di lapangan, lantaran kasus terorisme bukanlah kejahatan biasa. Hal ini dilakukan untuk membuat para pelaku teror maupun kelompok jaringan terorisme mendapat jera.

"Kami ini berhadapan bukan dengan pelaku biasa, pelaku yang mereka siap mati. Oleh karena itu, jangan mengambil resiko. Kalau mereka mengancam petugas, menbahayakan masyarakat itu diatur PBB," ujar Tito

Tito menegaskan penangkapan ratusan terduga teroris tersebut, sebagai bentuk aparat negara untuk menjaga keamanan masyarakat agar tetap damai dan tenang. Dan menunjukan negara tidak kalah dengan kelompok -kelompok yang ingin membuat negara tidak aman.

"Mereka melawan, kami sikat. Karena melawan petugas, membahayakan petugas, berani menyerang dan petugas luka, anda akan berhadapan juga dengan kekuatan yang mematikan," tutup Tito

Sebelumnya, terjadi dua peritiwa di Indramayu, Jawa Barat, pasangan suami isteri mencoba menyerang Polres Indramayu dengan menerobos menggunakan sepeda motor dengan melempar bom panci ke arah petugas.

Selanjutnya di Kaliurang, Kilometer 10, Yogyakarta, Densus 88 Antiteror menyergap tiga orang terduga teroris dengan baku tembak dan mengakibatkan tiga terduga teroris tewas di tempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngeri! 194 Teroris Ditangkap Densus 88 Pasca Teror Surabaya

Ngeri! 194 Teroris Ditangkap Densus 88 Pasca Teror Surabaya

News | Senin, 16 Juli 2018 | 11:28 WIB

Kabur Usai Suami Tertembak, Perempuan Teroris Indramayu Ditangkap

Kabur Usai Suami Tertembak, Perempuan Teroris Indramayu Ditangkap

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 21:38 WIB

Bukan Bom, Ini Isi Panci yang Dilempar Pasutri Teroris Indramayu

Bukan Bom, Ini Isi Panci yang Dilempar Pasutri Teroris Indramayu

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 18:31 WIB

Pelempar Bom Panci di Mapolres Indramayu Ternyata Suami Istri

Pelempar Bom Panci di Mapolres Indramayu Ternyata Suami Istri

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 15:46 WIB

Tertangkap! Pelempar Bom Panci Mapolres Indramayu

Tertangkap! Pelempar Bom Panci Mapolres Indramayu

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 15:16 WIB

Terkini

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:35 WIB

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB