Mengharukan! Ibu Ini Rela Berikan Hatinya Demi Hidup Sang Anak

Reza Gunadha

Rabu, 18 Juli 2018 | 20:07 WIB
Mengharukan! Ibu Ini Rela Berikan Hatinya Demi Hidup Sang Anak
Luqman Nurhidayat (kanan) bersama ibunya, Sri Daryanti. [Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara]

Ternyata saat diperiksa empedunya tak mengalami masalah dan dokter mengatakan kolestasis Luqman akibat infeksi Cytomegalovirus.

Biaya Besar

Andai Luqman dilahirkan dari keluarga bergelimang harta, mungkin penyakit berat itu tidak akan terlalu menjadi masalah. Namun sayangnya kondisi perekonomian kedua orang tuanya tidaklah menentu.

Ayah Luqman, Tumiyo hanyalah buruh bangunan. Penghasilan per bulan sangat pas-pasan. Sementara Sri tidak bekerja. Dia lebih memilih merawat Luqman.

Padahal untuk menjaga kesehatannya, Luqman harus mengkonsumsi susu khusus. Harga per kaleng Rp280.000. Susu tersebut akan habis dalam tiga hari. Jika dihitung per bulan, pengeluaran keluarga Tumiyo untuk membeli susu mencapai Rp2,8 juta. Itu adalah biaya hidup yang tergolong tinggi untuk keluarga kelas menengah sekali pun.

Tidak hanya asupan gizi dari susu khusus, Luqman juga harus kontrol kesehatan ke RSUP Dr. Sardjito sebulan sekali. Beruntung untuk urusan satu ini, Tumiyo telah mendapat donatur. Keluarganya bisa bernapas lega. Pengeluaran tambahan tidak mencekiknya.

Pengobatan Luqman terus berlangsung beberapa bulan. Namun, kondisinya tidak menunjukkan perubahan. Luqman masih sakit, tergolek dalam tubuh yang tak kunjung membaik.

Pada September 2016 hati Luqman dinyatakan murni mengalami sirosis. Jalan satu-satunya untuk penyembuhan adalah menghilangkan virus tersebut dan cangkok hati untuk mengembalikan fungsi normalnya. Dokter pun menyarankan Tumiyo dan Sri Daryani mencari pendonor hati.

Tanpa pikir panjang Sri mengajukan diri menjadi pendonor. Demi kesembuhan buah hatinya dia rela membagi secuil organ penting dalam tubuh itu.

Saat dokter mencocokkan organ hati ibu dan anak tersebut, ternyata hati milik Sri cocok dengan Luqman. Keluarga sederhana itu pun bahagia. Masa depan Luqman yang sebelumnya masih abu-abu kini mulai terang.

Harapan untuk Luqman

Namun, kebahagiaan itu hanya sesaat. Senyum mekar berubah jadi duka saat mengetahui biaya operasi cangkok hati mencapai miliaran rupiah. Tepatnya Rp 1,8 miliar.

Sri ketar-ketir. Dia bingung ke mana harus mencari duit. Dalam kekalutannya ternyata ada sebuah media nasional mengetahui kisah hidup Luqman. Perjuangan keluarga Sri demi menyembuhkan anaknya dikabarkan secara luas. Efeknya, banyak donatur berdatangan.

“Tidak hanya dari Indonesia, bahkan sampai mancanegara,” kata Sri.

Dana yang terkumpul akhirnya mencapai kisaran biaya untuk operasi. November 2017 menjadi bulan penting untuk keluarga Sri . Pada bulan itulah sederet operasi cangkok hati Luqman dilakukan di RSUP Dr Sardjito. Operasi itu dilakukan tim ahli dari Indonesia dan lima orang dokter dari Jepang.

“Semua biaya operasi gratis dan alhamdulillah untuk susu sudah ada donatur dan saat ini kontrolnya dua pekan sekali,” ucap Sri.

Kini kondisi Luqman sudah membaik. Bocah kecil yang dulu terbaring lemas itu mulai menampakkan keceriaan. Kakinya sudah bisa digerakkan, bahkan mampu untuk berlari.

“Saya bersyukur, hati saya bisa membantu masa depannya,” ujar Sri.

Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul "Bocah di Gunungkidul Sembuh dari Liver Kronis setelah Menerima Donor Hati dari Ibunya"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Teroris, Bos Warung Ayam Bakar Bu Tuti Ditangkap

Diduga Teroris, Bos Warung Ayam Bakar Bu Tuti Ditangkap

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 19:07 WIB

Satu Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Yogyakarta

Satu Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Yogyakarta

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 18:24 WIB

Malam Ini, Dua Api Abadi Bersatu di Candi Prambanan

Malam Ini, Dua Api Abadi Bersatu di Candi Prambanan

Sport | Rabu, 18 Juli 2018 | 16:05 WIB

Misteri : Sosok Terpancung Tiga di Tangga Makam Imogiri

Misteri : Sosok Terpancung Tiga di Tangga Makam Imogiri

Lifestyle | Selasa, 17 Juli 2018 | 19:09 WIB

Obor Asian Games Diarak, Anak-anak Malah Bubar Ketakutan

Obor Asian Games Diarak, Anak-anak Malah Bubar Ketakutan

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 13:32 WIB

Terkini

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:06 WIB

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:55 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB