Kumpulan Barang Mewah Hasil Sidak Penjara Koruptor di Sukamiskin

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 Juli 2018 | 01:39 WIB
Kumpulan Barang Mewah Hasil Sidak Penjara Koruptor di Sukamiskin
Sidak Kementerian Hukum dan HAM di Lapas Sukamiskin, Bandung. (Antara)

Suara.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM melakukan sidak di Lapas Sukamiskin Bandung, Minggu (22/7/2018). Dalam sidak itu menemukan barang-barang mewah yang dilarang seperti uang hingga televisi di kamar narapidana.

Sidak yang dilakukan Minggu pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB petugas dari Lapas menemukan ratusan barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas.

Selain uang dan televisi, petugas menemukan barang-barang lain seperti lemari pendingin, kompor, microwave, katel, panci, spatula, handphone, AC, serta barang lainnya.

Sidak Kementerian Hukum dan HAM di Lapas Sukamiskin, Bandung. (Antara)
Sidak Kementerian Hukum dan HAM di Lapas Sukamiskin, Bandung. (Antara)

"Inilah yang kita temukan, barang-barang ada dala. kamar. Sebagaimana diketahui dalam Lapas Sukamiskin ini ada 522 kamar dihuni oleh 444 orang," ujar Dirjen PAS Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami di Lapas Sukamiskin, Minggu malam.

Menurut dia, barang-barang tersebut akan terlebih dahulu didata di tempat Register D, untuk selanjutnya diberikan kepada pihak keluarga. Apabila tidak ada keluarga yang mengambil maka pihak Lapas akan memusnahkannya.

Khusus untuk uang, dari seluruh kamar yang disidak berhasil terkumpul hingga Rp 102.000.000 dengan jumlah yang terbesar dari satu kamar mencapai Rp5.500.000 milik narapidana bernama Ahmad Kuncoro.

Sidak Kementerian Hukum dan HAM di Lapas Sukamiskin, Bandung. (Antara)
Sidak Kementerian Hukum dan HAM di Lapas Sukamiskin, Bandung. (Antara)

"Uang ini sudah kami catat siapa yang punya. Nanti akan dicatat di Register D dan dikembalikan ke pihak keluarga," katanya.

Dari seluruh kamar yang ada di Sukamiskin, ia menyatakan terdapat dua kamar yang belum digeledah, terlebih dua kamar tersebut masih dalam segel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Karena kebetulan masih dalam keadaan disegel dan kita menyentuh pun tidak, jadi kita memberikan penghormatan atas apa yang sedang dilakukan oleh KPK," kata dia.

baca juga

Disinggung mengenai adanya peredaran uang, ia mengatakan seharusnya hal tersebut tidak terjadi. Seharusnya uang milik narapidana dicatat dan disimpan di Register D. Apabila mereka menemukan maka tinggal menghubungi petugas Lapas.

"Kebetulan ada koperasi untuk membeli kebutuhan tambahan di luar makan yang sudah disiapkan oleh Lapas. Jadi koperasi menyiapkan beberapa tambahan kebutuhan berupa rokok, snack, mie instan itu disiapkan koperasi, itu yang dipergunakan mereka untuk belanja," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cari Fasilitas Mewah Koruptor, Ditjen PAS Temukan Keanehan Ini

Cari Fasilitas Mewah Koruptor, Ditjen PAS Temukan Keanehan Ini

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 21:05 WIB

Ada Penjara Mewah Koruptor, Kemkumham Sidak ke Lapas Sukamiskin

Ada Penjara Mewah Koruptor, Kemkumham Sidak ke Lapas Sukamiskin

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 20:52 WIB

Pakar Usul Koruptor Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Setuju?

Pakar Usul Koruptor Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Setuju?

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 15:27 WIB

KPK Peringatkan Kalapas se-Indonesia Menolak Suap dari Koruptor

KPK Peringatkan Kalapas se-Indonesia Menolak Suap dari Koruptor

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 15:03 WIB

Napi Korupsi Wawan Disebut Atur Proyek di Banten dari Penjara

Napi Korupsi Wawan Disebut Atur Proyek di Banten dari Penjara

News | Minggu, 22 Juli 2018 | 14:36 WIB

Terkini

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:47 WIB

Persib Bandung Ukir Prestasi di Asia, Ferry Paulus Acungi Jempol

Persib Bandung Ukir Prestasi di Asia, Ferry Paulus Acungi Jempol

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 11:45 WIB

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:43 WIB

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:40 WIB

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:37 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:36 WIB

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Cara Cek NIK Termasuk Penerima PKH atau Bukan, Bisa Dilakukan Lewat HP!

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:35 WIB

Presiden Mundur di Tengah Krisis Perbankan Paraguay, Ini Profil Santiago Pena

Presiden Mundur di Tengah Krisis Perbankan Paraguay, Ini Profil Santiago Pena

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:34 WIB

Rangkuman Lengkap Penyadapan Presiden Prabowo: Penangkapan Jenderal hingga Tersangka Baru

Rangkuman Lengkap Penyadapan Presiden Prabowo: Penangkapan Jenderal hingga Tersangka Baru

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran RI Didominasi Kalangan Perempuan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:32 WIB

×