Kisah Lia Sebelum Herdi Tewas Ditembak Lelaki Cepak Misterius

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Senin, 23 Juli 2018 | 17:04 WIB
Kisah Lia Sebelum Herdi Tewas Ditembak Lelaki Cepak Misterius
Herdi Sibolga disemayamkan di Rumah Duka Jelambar milik Yayasan Jabar Agung. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Acara Lia berantakan pada Jumat (20/7) malam pekan lalu. Ia terpaksa pulang ke rumah membawa perasaan miris, setelah mendapat telepon dari keluarga: ayahnya tercinta, Herdi Sibolga, tewas ditembak lelaki misterius.

Saat herdi ditembak pelaku misterius di Jelambar Aladin  RT.3 RW.06, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat malam, Lia berada di rumah sepupunya untuk menginap.

“Tapi saya langsung pulang ke rumah setelah ditelepon. Katanya, ayah meninggal ditembak,” tutur anak sulung Herdi tersebut kepada Suara.com, Senin (23/7/2018).

Lia baru mengetahui duduk perkara tewasnya sang ayah dari pihak keluarga. Herdi tewas ditembak ketika pulang dari kantor usaha yang tengah dirintisnya, yakni jasa pengurusan surat perizinan kapal.

“Ayah ditembak sewaktu baru turun dari mobil,” tukasnya.

Senin siang, Lia tampak bersetia menunggui jasad Herdi di Rumah Duka Jelambar milik Yayasan Jabar Agung.

Ia masih larut dalam kesedihan, ketika menerima kunjungan teman-teman sekolahnya yang turut berduka.

"Saya di sini sejak hari Sabtu (21/7). Ini sudah hari ketiga. Selasa besok (24/7), ayah akan dimakamkan di TPU Tegal Alur,” tuturnya.

Lia tak mengetahui latar penembakan sang ayah. Bagi dirinya secara pribadi, Herdi adalah sosok ayah ideal.

baca juga

Sebagai anak sulung dan perempuan, Lia mengakui sangat akrab dengan herdi. Mereka berdua sering mengobrol.

“Kami berempat saudara, semua perempuan, dan dekat dengan papa. Setiap malam, papa sering ke kamar kami, mengobrol. Kadang bertanya soal sekolah, tentang teman-teman. Walau akrab, papa orangnya tegas,” kenangnya.

Berdasarkan keterangan saksi, kedua pelaku penembak Herdi diduga menggunakan sepeda motor jenis Yamaha N-MAX berwarna abu-abu.

Hasil penyelidikan sementara, satu pelaku yang menjadi eksekutor penembakan diduga memiliki ciri-ciri berambut cepak.

Polisi juga menemukan dua buah selongsong peluru saat melakukan olah lokasi penembakan. Perihal kasus ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku penembakan dan motif dalam kasus pembunuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karangan Bunga Banjiri Rumah Duka Herdi, Korban Tembak Mati

Karangan Bunga Banjiri Rumah Duka Herdi, Korban Tembak Mati

News | Senin, 23 Juli 2018 | 15:35 WIB

Herdi Ditembak Mati Lelaki Cepak, Keluarga Ketakutan Keluar Rumah

Herdi Ditembak Mati Lelaki Cepak, Keluarga Ketakutan Keluar Rumah

News | Senin, 23 Juli 2018 | 15:26 WIB

Korban Penembakan Misterius Herdi Sibolga Biasa Urus Izin Kapal

Korban Penembakan Misterius Herdi Sibolga Biasa Urus Izin Kapal

News | Senin, 23 Juli 2018 | 13:12 WIB

2 Kali Ditembak, Herdi Terkapar Lalu Tewas di Tembakan Kedua

2 Kali Ditembak, Herdi Terkapar Lalu Tewas di Tembakan Kedua

News | Senin, 23 Juli 2018 | 12:30 WIB

Pembunuhan Sadis, Herdi Ditembak Mati di Bawah Pohon Asem

Pembunuhan Sadis, Herdi Ditembak Mati di Bawah Pohon Asem

News | Senin, 23 Juli 2018 | 11:48 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

×