Humprey Nilai Positif Djan Mundur dari PPP Versi Muktamar Jakarta

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 30 Juli 2018 | 17:56 WIB
Humprey Nilai Positif Djan Mundur dari PPP Versi Muktamar Jakarta
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar VIII  Jakarta, tanggal 2 November 2014, yakni Djan Fafidz, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP versi Muktamar VIII di Jakarta, Humprey Djemat tak mengetahui alasan Djan Faridz mengundurkan diri. Djan mundur sebagai Ketua Umum PPP.

Namun demikian, Humprey nilai positif sikap Djan menanggalkan jabatannya karena sudah merasa tak mampu untuk mengemban amanat yang diberikan kepadanya.

"Ini suatu hal yang bagus kalau Ketum merasa tidak bisa mencapai apa yang diamanatkan dan sebelum masa tugas berakhir, ya mengundurkan diri," kata Humprey di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).

Sikap Djan patut diapresiasi kerena telah memberikan kesempatan kepada partai untuk melakukan perbaikan. Tak banyak Ketua Umum partai memiliki sikap politik seperti Djan.

"Biasanya malah kalau dia sudah terpilih, terpilih lagi terus. Tapi pak Djan malah bisa mengambil sikap kesatria menurut saya," ujar Djan.

"Jadi tugas inilah, teman-teman DPP dan Plt untuk mewujudkan apa yang belum dicapai oleh bapak haji Djan Faridz," Humprey menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PPP versi Muktamar Jakarta Belum Tentu Dukung Jokowi

PPP versi Muktamar Jakarta Belum Tentu Dukung Jokowi

News | Senin, 30 Juli 2018 | 17:09 WIB

PPP Muktamar Jakarta Buka Peluang Islah dengan Kubu Romy

PPP Muktamar Jakarta Buka Peluang Islah dengan Kubu Romy

News | Senin, 30 Juli 2018 | 16:49 WIB

Djan Faridz, Ketua Umum PPP Versi Muktamar Jakarta Undur Diri

Djan Faridz, Ketua Umum PPP Versi Muktamar Jakarta Undur Diri

News | Senin, 30 Juli 2018 | 15:15 WIB

SBY Ultimatum Ketua PPP Romahurmuziy: Hati-hati Kalau Bicara!

SBY Ultimatum Ketua PPP Romahurmuziy: Hati-hati Kalau Bicara!

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 05:00 WIB

Jokowi Kantongi Satu Nama Cawapres, Siapakah Dia?

Jokowi Kantongi Satu Nama Cawapres, Siapakah Dia?

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 09:12 WIB

Terkini

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB