Istri Terduga Teroris Sleman Cuci Pakaian yang Tersentuh Tetangga

Reza Gunadha

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 20:12 WIB
Istri Terduga Teroris Sleman Cuci Pakaian yang Tersentuh Tetangga
Awak media mendekati rumah Arif di Dusun Sribut Lor RT 06 RW 13 Desa Sendangtirto, Berbah, Sleman, Sabtu (4/8/2018). [Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi]

Suara.com - Aparat menggerebek terduga teroris di rumahnya, Dusun Sribut Lor RT6/RW13 Desa Sendangtirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (4/8/2018).

Ketua RT6 Wadiyana mengatakan, terduga teroris yang digerebek itu sejak lama dikenal tidak mau bergaul dengan warga sekitar.

Ia menuturkan, di dalam rumah yang digerebek itu, tinggal sepasang suami istri. Sang suami dikenal warga bernama Arif.

"Mereka jarang bergaul dengan kami mereka. Istrinya diajak ikut PKK tidak berangkat. Kalau jemurannya jatuh, diambilin warga, terus dicuci lagi. Itu sempat bikin ribut warga sini, karena caranya ya bikin tersinggung," kata Wadiyana, seperti diberitakan Harian Jogja—jaringan Suara.com.

Wadiyana mengatakan, pasangan suami istri tersebut menikah sekitar awal tahun. Arif merupakan mahasiswa UAD yang saat tinggal di rumah tersebut pada sekitar tahun 1990 dan istrinya berasal dari Gresik.

Wadiyana mengatakan, saat ini, istri Arif masih ada di dalam rumah tersebut. Namun Arif menurut kabar warga tidak berada di rumah.

Ia menjelaskan, sekitar pukul 13.00 WIB datang anggota polisi yang mengaku dari Mabes Polri ke kediaman Arif. Para polisi menutupi seluruh wajah mereka.

"Saya tidak tahu nama panjangnya, sudah sejak bulan puasa tahun ini saya minta identitasnya, mereka tidak mau kasih. Mereka pindah dari suatu kota ke sini ya tahun ini," kata Wadiyana.

Wadiyana mengungkapkan, setelah penggeledahan, polisi menyita buku nikah dan beberapa lembar dokumen yang belum diketahui jenisnya. Dokumen tersebut kemudian dibungkus dengan kantong plastik berwarna hitam.

baca juga

Sementara saat awak media mendatangi rumah Arif, istri Arif tidak mau membuka pintu rumah.

"Mau apa ya? Mau konfirmasi dari mana? Maaf tidak menerima media, jangan ganggu," kata dia.

Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul ”Tak Mau Bergaul, Begini Ulah Terduga Terioris Sleman yang Bikin Warga Tersinggung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang dan Tegal

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Semarang dan Tegal

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 19:52 WIB

Rumah Terduga Teroris Sleman Digerebek, Sita Buku Nikah

Rumah Terduga Teroris Sleman Digerebek, Sita Buku Nikah

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 16:47 WIB

KontraS Ungkap Fakta Pelanggaran HAM Densus 88

KontraS Ungkap Fakta Pelanggaran HAM Densus 88

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 22:51 WIB

Dibekuk Densus 88, Terduga Teroris Petinggi PLN Pekanbaru

Dibekuk Densus 88, Terduga Teroris Petinggi PLN Pekanbaru

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 09:16 WIB

Terduga Teroris Pekanbaru Dikenal Ramah dan Berjiwa Sosial

Terduga Teroris Pekanbaru Dikenal Ramah dan Berjiwa Sosial

News | Sabtu, 28 Juli 2018 | 07:39 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×