Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencari nama calon wakil presiden untuk mendampinginya di Pilpres 2019. Kabarnya cawapres Jokowi berinisial M.
"Melibatkan (KPK)," ujar Jokowi di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).
Sebanyak 10 tokoh sebelumnya masuk bursa cawapres Jokowi. Diantaranya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menkeu Sri Mulyani, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Ketua MUI Ma'ruf Amin, hingga Mantan Ketua MK Mahfud MD.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, 10 nama kandidat cawapres Jokowi diserahkan ke KPK.
Hingga saat ini Jokowi belum mengumumkan nama cawapresnya ke publik. Tetapi Jokowi memastikan nama cawapresnya sudah ada dan sedang menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya.
Selain nama cawapres, Jokowi juga masih merahasiakan tanggal pendaftaran ke KPU. Kata dia, pendaftaran bisa dilakukan Kamis besok atau di akhir masa pendaftaran, yakni Jumat, 10 Agustus.
"Ya bisa saja (jumat daftar), Insya Allah. Ya bisa saja pagi, siang, atau malam," kata dia.
Sebelumnya Ketum PPP Romahurmuziy mengatakan, kemungkinan Jokowi mendaftar ke KPU Jum'at 10 Agustus, pukul 10.00 WIB. Sementara deklarasi capres cawapres akan dilakukan sehari sebelumnya, Kamis 9 Agustus.