KPU Minta Massa Pengantar Capres Tak Bawa Atribut yang Lebai

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Rabu, 08 Agustus 2018 | 17:37 WIB
KPU Minta Massa Pengantar Capres Tak Bawa Atribut yang Lebai
Ketua KPU Ketua KPU, Arief Budiman di gedung DKPP. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - KPU berharap siapa pun yang akan mendaftar sebagai calon presiden dan calon wakil presiden tidak membawa atribut lebai alias berlebihan.

Ketua KPU Arief Budiman menegaskan, setiap kubu bakal capres dan cawapres berhak membawa massa pendukung hingga berjumlah ribuan orang, tapi jangan membawa atribut berlebihan.

"Pada prinsipnya siapa pun boleh melakukan apa pun, tapi sekali lagi mohon perhatikan beberapa hal itu," tutur Arief di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

Sesuai tata tertib yang berlaku, kata Arief, masing-masing paslon hanya akan diperbolehkan membawa masuk 170 orang ke dalam Gedung KPU. Mereka nantinya akan diberi tanda pengenal dari KPU.

"Silakan saja, pokoknya kami memberi kartu pengenal sebanyak 170. Sedangkan 120 orang diberi kartu pengenal untuk berada di ruang bawah, dan 50 kartu pengenal untuk berada di ruang atas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cawapres Jokowi Berinisial M, Sosok Bernama Depan M Ini ke Istana

Cawapres Jokowi Berinisial M, Sosok Bernama Depan M Ini ke Istana

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:11 WIB

KPU Bolehkan Bakal Capres-Cawapres Daftar Bawa Ribuan Pendukung

KPU Bolehkan Bakal Capres-Cawapres Daftar Bawa Ribuan Pendukung

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:42 WIB

Pamer Foto dengan Jokowi, Romahurmuziy: Jangan Tunjuk-tunjuk, Pak

Pamer Foto dengan Jokowi, Romahurmuziy: Jangan Tunjuk-tunjuk, Pak

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:15 WIB

Malam Ini Jokowi Umumkan Cawapresnya ke Partai Koalisi

Malam Ini Jokowi Umumkan Cawapresnya ke Partai Koalisi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:02 WIB

KPU Belum Dapat Konfirmasi Prabowo dan Jokowi Daftar Capres Jumat

KPU Belum Dapat Konfirmasi Prabowo dan Jokowi Daftar Capres Jumat

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:20 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×