Ray Rangkuti: Isu Agama Kini Diproduksi untuk Kepentingan Politik

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 16:17 WIB
Ray Rangkuti: Isu Agama Kini Diproduksi untuk Kepentingan Politik
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) menggelar Ijtimak Ulama di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - GNPF Ulama—organisasi eks demonstran anti-Ahok—dinilai bakal kembali merapat ke kubu Prabowo Subianto, meski bakal calon presiden yang diusung Partai Gerindra, PKS, dan PAN, tersebut tak memilih cawapresnya dari dua sosok rekomendasi mereka.

Dalam musyawarah politik GNPF Ulama yang mereka sebut ijtimak ulama, nama pengkhotbah Abdul Somad dan Ketua Dewan Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri diajukan untuk dipilih Prabowo sebagai calon wakil presiden.

Namun, Prabowo sehari sebelum pendaftaran peserta Pilpres 2019 ditutup KPU, Kamis (9/8), mememilih Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai cawapres.

Pendiri Lingka Madani Ray Rangkuti mengatakan, GNPF Ulama bakal tetap menudukung Prabowo karena mereka memang menggunakan isu-isu agama untuk kepentingan politik, bukan untuk memperjuangkan umat.

"Isu agama diproduksi untuk kepentingan politik. Secara umum tidak ada yang berubah. Misal, meskipun GNPF mengatakan 'kami kecewa’, paling sebulan dua bulan akan merapat lagi ke Prabowo. Kita lihat saja," kata Ray di Gado-Gado Boplo, Sabtu (11/8/2018).

Ray juga menyinggung keputusan Ijtima Ulama yang merekomendasikan dua nama Ustadz Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri sebagai pendamping Prabowo Subianto. Menurutnya visi dari rekomendasi tersebut masih mengawang, artinya belum ada sesuatu yang jelas.

"Ketika GNPF ulama menyodorkan dua nama, sebetulnya visinya apa? Kita belum tahu. Apakah memang tidak disebutkan, apa memang tidak ada, tapi yang penting namanya muncul. Hanya namanya yang dominan. Visi-misinya tidak tahu. Memperjuangkan apa? Umat yang mana? Apa targetnya? Kenapa figur tersebut harus dimunculkan? " jelasnya.

Ray mengatakan,  hal semacam itu merupakan permainan simbolik dan fungsinya hanya untuk kepentingan politik.

"Ini simbolik, permainan simbol, dan fungsinya untuk politik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Akhirnya Akui Sudah Lama Tahu Sandiaga Uno Cawapres Prabowo

Anies Akhirnya Akui Sudah Lama Tahu Sandiaga Uno Cawapres Prabowo

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 15:44 WIB

AHY Siap Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga

AHY Siap Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 14:24 WIB

Drama Demokrat di Detik-detik Pendaftaran Prabowo - Sandiaga

Drama Demokrat di Detik-detik Pendaftaran Prabowo - Sandiaga

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 13:42 WIB

Pilih Sandiaga, Prabowo Dinilai Tak Khianati Ijtima Ulama

Pilih Sandiaga, Prabowo Dinilai Tak Khianati Ijtima Ulama

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 13:06 WIB

Alasan Ma'ruf Amin Adalah Sosok yang Tepat Dampingi Jokowi

Alasan Ma'ruf Amin Adalah Sosok yang Tepat Dampingi Jokowi

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 11:37 WIB

Terkini

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:22 WIB

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB