Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera Tersentuh Banyak Tangan

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 13 Agustus 2018 | 14:41 WIB
Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera Tersentuh Banyak Tangan
Bom molotov di Rumah Mardani Ali Sera.

Suara.com - Proses penyelidikan kasus pelemparan bom molotov di kediaman politikus PKS Mardani Ali Sera masih belum menemukan titik terang. Aparat Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengalami kesulitan untuk melacak keberadaan pelaku melalui penelusuran sidik jari di bom molotov yang disita.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto menjelaskan sulitnya poliisi melacak sidik jari pelaku karena bom molotov tersebut sudah terkontaminasi sidik jari keluarga Mardani dan petugas keamanan yang pertama kali melihat aksi pelemparan bom molotov tersebut.

"Dari botolnya juga sudah dipegang banyak tangan. Termasuk oleh keluarga yang pagi dia keluar kemudian melihat pecahan botol. Kemudian satpam duga diambil. Di luar uang masih utuh," kata Indarto di Polda Metro Jaya, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, alasan lain polisi sulit menemukan sidik jari pelaku karena botol molotov tersebut berbahan kaca.

"Bahan dari kaca, kaca itu kalau terkena cuaca mudah hilang," kata dia.

Indarto menambahkan, aparat Satreskrim Polres Kota Bekasi masih berkoordinasi dengam kepolisian Jepang untuk bisa menyelidiki sidik jari di bom molotov milik pelaku.

"Ada kendala teknis untuk angkat itunya. Tapi masih diusahakan lagi," kata dia.

Sebelumnya, rumah Mardani di Jalan KH. Ahmad Madani, Nomor 99, RT 9, RW 9, Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (19/7/2018) dini hari menjadi sasaran pelemparan bom molotov. Dari penyelidikan sementara, pelaku yang melakukan aksi teror bom molotov itu diduga berjumlah dua orang.

Aksi pelemparan bom molotov itu sempat dipergoki petugas keamanan yang sedang melakukan patroli di sekitar rumah Mardani. Saat terpergok, pelaku yang menggunakan sepeda motor sempat melemparkan satu bom molotov dan langsung melarikan diri.

baca juga

Dugaaan sementara, aksi teror molotov ini berkaitan dengan pemilihan Presiden 2019 mendatang. Sebab, aksi pelemparan bom molotov ini terjadi setelah Mardani menjadi pengusung gerakan #2019GantiPresiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penganiaya Polisi di Bekasi Ternyata Pemuda Mabuk

Penganiaya Polisi di Bekasi Ternyata Pemuda Mabuk

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 14:31 WIB

PKS Klaim Tak Tawar Jatah Kursi Wagub DKI ke Gerindra

PKS Klaim Tak Tawar Jatah Kursi Wagub DKI ke Gerindra

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 13:44 WIB

Soal Mahar Politik Rp 500 M, PKS Tetap akan Laporkan Andi Arief

Soal Mahar Politik Rp 500 M, PKS Tetap akan Laporkan Andi Arief

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 12:42 WIB

Anies: Cari Pengganti Sandiaga Bukan Cocok-cocokan Seperti Remaja

Anies: Cari Pengganti Sandiaga Bukan Cocok-cocokan Seperti Remaja

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 11:55 WIB

Lerai Keributan di Kafe, Polisi di Bekasi Malah Dianiaya

Lerai Keributan di Kafe, Polisi di Bekasi Malah Dianiaya

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 11:53 WIB

Terkini

Tak Ingin Warisan Ahok Rusak, Gubernur DKI Perintahkan Revitalisasi Total Kalijodo

Tak Ingin Warisan Ahok Rusak, Gubernur DKI Perintahkan Revitalisasi Total Kalijodo

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:21 WIB

Cetak Gol ke Gawang FC Seoul, Ini Kondisi Julio Cesar Usai Sempat Ditandu Akibat Benturan Keras

Cetak Gol ke Gawang FC Seoul, Ini Kondisi Julio Cesar Usai Sempat Ditandu Akibat Benturan Keras

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 12:20 WIB

Purbaya Abaikan Saran Suahasil Sebelum Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan

Purbaya Abaikan Saran Suahasil Sebelum Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:17 WIB

Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:15 WIB

Komisi II DPR Jadikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Acuan Pembahasan RUU Pemilu

Komisi II DPR Jadikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Acuan Pembahasan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:11 WIB

Gerindra Sebut Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu Baru Sekadar Brainstorming

Gerindra Sebut Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu Baru Sekadar Brainstorming

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:11 WIB

Komdigi Ultimatum 25 PSE: Segera Daftar atau Terancam Diblokir

Komdigi Ultimatum 25 PSE: Segera Daftar atau Terancam Diblokir

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 12:10 WIB

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Video | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

×