Pengakuan Mengejutkan dari Dalang Pembunuhan Herdi Sibolga

Bangun Santoso | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 14 Agustus 2018 | 09:46 WIB
Pengakuan Mengejutkan dari Dalang Pembunuhan Herdi Sibolga
AX alias Alex, dalang pembunuhan Herdi Sibolga ditangkap setelah 25 hari bersembunyi di pulau terpencil di Maluku. (Suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Pasca-penangkapan Alex alias AX, dalang pembunuhan terhadap pengusaha solar bernama Herdi Sibolga, polisi akhirnya bisa mengungkap hubungan Alex dengan empat orang pembunuh bayaran yang disuruh menghabisi nyawa korban. Alex beralasan menggunakan jasa pembunuh bayaran karena sudah lama mengenal salah satu eksekutor berinsial PWT alias OP.

"(Salah satu) eksekutor kawan lama Alex," kata Panit 4 Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Iskandar saat dihubungi Suara.com, Selasa (14/8/2018).

Hanya saja Iskandar tak menjelaskan secara rinci kapan dan berapa lama perkenalan antara keduanya. Menurut hasil pemeriksaan, Alex pernah merekrut OP sebagai sopir pribadi.

"OP yang sering jadi driver-nya (Alex)," kata Iskandar.

Namun, Alex masih menyangkal menjanjikan uang Rp 400 juta sebagai imbalan bagi para eksekutor untuk menembak mati Herdi Sibolga. Pemberian uang ratusan juta itu, kata Iskandar, baru diakui oleh empat pelaku yang lebih dulu ditangkap.

"Alex belum mengaku kalau ada rencana pembayaran uang untuk para eksekutor," ujar dia.

Alex ditangkap usai kabur ke Pulau Tepa, Maluku Barat selama 25 hari. Polisi baru bisa meringkus aktor intelektual itu saat hendak menuju Pulau Wetar pada Jumat (10/8/2018).

Dalam kasus ini, Alex dikenakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan terancam pidana maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Penangkapan dalang penembakan itu dilakukan setelah polisi melakukan pengembangan dari empat tersangka yang lebih dulu ditangkap. Mereka adalah Abdullah Sunandar alias AS (41), JS (36), PO alias PWT (32), dan SM (41). AS yang berperan sebagai eksekutor penembakan merupakan pecatan TNI Angkatan Laut.

Motif di balik kasus pembunuhan ini adalah persaingan bisnis. Keempat tersangka merupakan pembunuh bayaran yang disuruh Alex yang merupakan lawan bisnis korban yang berprofesi sebagai pengusaha solar kapal. Keempatnya dijanjikan diberikan uang Rp 400 juta agar bisa menghabisi nyawa Herdi.

Herdi ditembak mati di dekat kediamannya di Jalan Jelambar Fajar, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). Penembakan itu terjadi saat korban pulang kantor. Herdi tewas akibat terkena tembak di bagian leher dan ketiak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Herdi Sibolga Dibunuh Bukan Pakai Pistol Rakitan

Polisi: Herdi Sibolga Dibunuh Bukan Pakai Pistol Rakitan

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 18:06 WIB

Jadi Otak Penembak Mati Herdi Sibolga, Alex Terancam Hukuman Mati

Jadi Otak Penembak Mati Herdi Sibolga, Alex Terancam Hukuman Mati

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 17:12 WIB

Selama Buron, Dalang Pembunuhan Herdi Sembunyi di Pulau Terpencil

Selama Buron, Dalang Pembunuhan Herdi Sembunyi di Pulau Terpencil

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 16:27 WIB

Wanita Muda Tewas di Depok Kerap Cekcok dengan Suami

Wanita Muda Tewas di Depok Kerap Cekcok dengan Suami

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 15:05 WIB

Dalang Penembakan Ikut Saksikan Herdi Ditembak Pembunuh Bayaran

Dalang Penembakan Ikut Saksikan Herdi Ditembak Pembunuh Bayaran

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 13:16 WIB

Terkini

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB