Danang, Sang Penjaga Nyawa Sandiaga Uno di Medan Merdeka

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 21 Agustus 2018 | 13:03 WIB
Danang, Sang Penjaga Nyawa Sandiaga Uno di Medan Merdeka
Pradana Putra, mantan ajudan Sandiaga Uno. (Suara,com/Ummi Hadya Saleh)

Suara.com - Kurang lebih selama 10 bulan, Pradana Putra mendampingi Sandiaga Uno sebagai ajudan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Lelaki yang akrab disapa Danang itu tak menyangka, Kamis (9/8/2018) menjadi hari terakhir menjaga keselamatan Sandiaga.

Sandiaga mengundurkan diri sebagai wakil gubernur DKI. Sandiaga mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil presiden RI mendampingi Prabowo Subianto yang maju sebagai calon presiden RI.

Danang dan tim dari Wagub juga tak mengetahui Sandiaga maju sebagai cawapres. Dirinya baru mengetahui Sandiaga maju, ketika mendampingi Sandiaga untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di ruangannya.

Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno menghadiri acara perlombaan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Jalan Jaksa, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018) petang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno menghadiri acara perlombaan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Jalan Jaksa, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018) petang. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

"Pertama kali tahu ketika ke ruangan pak gubernur, itu saya kaget. Jadi alurnya disuruh masuk ajudan gubernur, dibilangin ini perpisahan. Saya kaget dan saya abadikan di status dari HP saya," ujar Danang kepada Suara.com di Balai Kota.

Pria yang menjadi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sejak 2012 itu menceritakan banyak suka dan duka mendampingi Sandiaga sebagai ajudan. Kata Danang, lebih banyak suka dibanding duka saat mendampingi Sandiaga.

Sukanya kata Danang seperti dilatih bekerja profesional. Namun kata Danang tidak ada dukanya selama mendampingi Sandiaga selama 10 bulan.

Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

"Suka duka banyak sekali. Paling banyak sukanya dukanya nggak ada. Sukanya kita seperti dilatih bapak bekerja secara profesional, ikhlas terus sesuai dengan tupoksi masing-masing. Kalau dukanya nggak ada. Kalau capek, fisik. Masing-masing. Sebagai ajudan kaget dengan fisik bapak yang luar biasa," kata dia.

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri itu menceritakan sosok Sandiaga tak pernah memarahi bawahannya jika melakukan kesalahan. Danang tak pernah dimarahin, melainkan dibuli melalui sindiran candaan.

Selain bertugas menjaga dan mengawal Sandiaga, Danang juga bertugas menyiapkan pantun untuk Sandiaga. Pantun tersebut dibacakan setiap Sandiaga menghadiri acara.

"Bapak (Sandiaga) setiap menghadiri suatu acara, pasti bapak otomatis minta pantun baik ajudan protokol harus siap pantun," ucap Danang.

Calon wakil presiden Sandiaga Uno melambaikan tangan usai pemeriksaan awal saat menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8). KPU menyelenggarakan tes kesehatan bagi para kandidat capres dan cawapres salah satu syarat verifikasi Pilpres 2019. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Calon wakil presiden Sandiaga Uno melambaikan tangan usai pemeriksaan awal saat menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8). KPU menyelenggarakan tes kesehatan bagi para kandidat capres dan cawapres salah satu syarat verifikasi Pilpres 2019. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Tak hanya itu, Danang memuji sosok Sandiaga yang bekerja secara profesional. Sebab jelang pengunduran dirinya, ia masih tetap bekerja secara profesional.

"Bapa sampai H-1 bapak masih kerja secara profersional. Bapak masih nanya rapat ini masih jalan masih profesional hebat. Ajudan saja nggak tahu kalau bapak maju," kata dia.

Tes Menjadi Jadi Ajudan Wagub

Menjadi ajudan wakil gubernur DKI merupakan pengalaman yang pertama bagi Danang. Ia pun tak menyangka bisa mendampingi Sandiaga.

Kata Danang, sebelum dipilih menjadi ajudan, Danang harus menjalani tes yang ada Badan Kepegawaian Daerah dan Biro Kepala Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djoko Santoso Baru Diangkat Jadi Ketua Timses Prabowo Lewat Lisan

Djoko Santoso Baru Diangkat Jadi Ketua Timses Prabowo Lewat Lisan

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 18:45 WIB

Ada Satgas Agama di Tim Kampanye Prabowo

Ada Satgas Agama di Tim Kampanye Prabowo

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 18:32 WIB

Nahdliyyin Jangan Terpengaruh Ada Isu Said Aqil Dukung Prabowo

Nahdliyyin Jangan Terpengaruh Ada Isu Said Aqil Dukung Prabowo

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 18:29 WIB

Andi Arief Tak Datang, Bawaslu Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Andi Arief Tak Datang, Bawaslu Jadwalkan Ulang Pemanggilan

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:53 WIB

Hashim: Fix Djoko Santoso Jadi Ketua Timses Prabowo - Sandiaga

Hashim: Fix Djoko Santoso Jadi Ketua Timses Prabowo - Sandiaga

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:25 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB