Sandiaga Uno Santri Post Islamisme? Boni: PKS Lebai dan Dangkal

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 25 Agustus 2018 | 18:33 WIB
Sandiaga Uno Santri Post Islamisme? Boni: PKS Lebai dan Dangkal
Boni Hargens dalam diskusi "Santri Post Islamisme: Narasi Politik Atau Tipu Daya" di D' Hotel, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Pengamat politik Boni Hargens menuding Presiden PKS Sohibul Iman memunyai pemahaman yang dangkal, karena menyebut bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno sebagai santri post-Islamisme.

Presiden PKS menyebut Sandiaga Uno sebagai santri post-Islamisme tersebut setelah bakal calon presiden petahana Jokowi menggaet Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Maruf Amin sebagai bakal cawapresnya.

"Maka, menurut saya sih, teman-teman ini (Sohibul Iman dan PKS) hanya senang bermain kata-kata, tapi tidak punya pemahaman yang mendalam, ini agak berbahaya," kata Boni Hargens di D' Hotel, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2018).

Boni mengatakan, penyematan predikat santri post-Islamisme kepada Sandiaga Uno tidak memiliki dasar.

Sebab, menurut dia tidak ada kriteria yang jelas saat Sohibul Iman melontarkan pernyataan bombastis tersebut.

"Lalu soal penggunaan istilah post-Islamisme, saya kira tidak punya otoritas, dan post-Islamisme itu apa kriterianya," kata Boni.

Dia menduga, upaya tersebut sengaja dilakukan oleh PKS untuk menangkal kekuatan dari Maruf Amin selaku Rais Aam PBNU.

Dia juga menyebut PKS bahkan menggunakan cara yang tidak pantas seperti fitnah untuk memuluskan tujuannya.

"Belakangan saya melihat kok lebih banyak berpolitik dengan fitnah, kok lebih banyak mempermainkan simbol yang dangkal dan tidak mencerdaskan, dan bahkan membahayakan peradaban agama ke depan. Orang akhirnya antipati terhadap pemakaian simbol-simbol agama, ini bahayanya," katanya.

baca juga

Dia juga menilai Sandiaga Uno disebut sebagai Santri Post-Islamisme itu ibarat mur dan baut yang ukurannya berbeda, tapi tetap dipaksakan.

"Saya melihat pemaksaan Sandiaga Uno menjadi santri itu kayak mur yang ukurannya beda dengan baut, tapi dipaksakan untuk disambungkan, ini pemaksaan berlebihan," tandas Boni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno : Idrus Marham Sahabat Saya, 4 Jempol untuk Beliau

Sandiaga Uno : Idrus Marham Sahabat Saya, 4 Jempol untuk Beliau

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 12:40 WIB

Sandiaga Uno Akan Pamit Undur Diri dari Wagub di Sidang Paripurna

Sandiaga Uno Akan Pamit Undur Diri dari Wagub di Sidang Paripurna

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 11:12 WIB

Sandiaga Turut Meriahkan Festival Ciliwung

Sandiaga Turut Meriahkan Festival Ciliwung

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 11:02 WIB

PKS Ajukan 2 Nama Pengganti Sandiaga, Nasdem: Salahi Aturan

PKS Ajukan 2 Nama Pengganti Sandiaga, Nasdem: Salahi Aturan

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 21:36 WIB

Dugaan Mahar Politik Rp 1 T, ICW: Sandiaga Bisa Dijerat 2 Delik

Dugaan Mahar Politik Rp 1 T, ICW: Sandiaga Bisa Dijerat 2 Delik

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 21:09 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×