Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi

Bangun Santoso | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 26 Agustus 2018 | 15:11 WIB
Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi
Direktur Eksekutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali menyebut elektabiliras Jokowi-Ma'ruf Amin lebih tinggi dibanding Prabowo-Sandiaga. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Lembaga survei Alvara Research Center melakukan survei terhadap tingkat elektabilitas pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Dari hasil survei, elektabilitas Jokowi-Maruf unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga.

Direktur Eksekutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan setelah proses pendaftaran capres, yakni 12 hingga 18 Agustus 2018 diperoleh hasil bahwa Jokowi-Maruf berhasil meraih elektabilitas sebesar 53,6 persen. Sementara, pasangan Prabowo-Sandiaga hanya 35,2 persen.

"Di antara elektabilitas keduanya ada gap sekitar 18,4 persen dengan jumlah responden yang belum menentukan pilihan sebesar 11,2 persen," kata Hasanuddin di Hotel Oria, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).

Ia menjelaskan, elektabilitas Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga terus berkejaran. Meski demikian, Prabowo-Sandiaga masih belum mampu menyaingi angka elektabilitas Jokowi-Maruf.

Berdasarkan hasil survei, tingkat soliditas pemilih Jokowi-Maruf pun dinilai lebih kuat dibandingkan pemilih Prabowo-Sandiaga. Hal itu lantaran sebanyak 60,8 persen pemilih menyatakan untuk tetap pada pendiriannya dengan memilih Jokowi-Maruf. Sementara, pemilih setia Prabowo-Sandiaga yang tidak akan beralih hanya sebesar 54,5 persen.

"Ya jadi memang pemilih setia Jokowi-Maruf dinilai lebih solid ketimbang Prabowo-Sandiaga. Angka pemilih yang bisa saja berpindah dari pasangan Jokowi-Maruf hanya 39,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga sebesar 45,5 persen," jelas Hasanuddin.

Survei yang dilakukan oleh Alvara Research Center dilakukan terhadap 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas dari 33 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah multi stage random sampling dengan margin of error sebesar 2,53 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

#2019GantiPresiden Banyak Penolakan, Sandiaga: Beralih ke Digital

#2019GantiPresiden Banyak Penolakan, Sandiaga: Beralih ke Digital

News | Minggu, 26 Agustus 2018 | 12:47 WIB

Tak Ikut Deklarasi Ganti Presiden di Riau, Sandiaga Bilang Begini

Tak Ikut Deklarasi Ganti Presiden di Riau, Sandiaga Bilang Begini

News | Minggu, 26 Agustus 2018 | 10:53 WIB

Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Ahokers Ikhlaskan Masa Lalu

Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, Ahokers Ikhlaskan Masa Lalu

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 21:39 WIB

Eros Djarot: Ahokers Tak Golput, Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Eros Djarot: Ahokers Tak Golput, Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 21:20 WIB

Jadi Mensos, Agus Gumiwang Diminta Mundur dari Tim Sukses Jokowi

Jadi Mensos, Agus Gumiwang Diminta Mundur dari Tim Sukses Jokowi

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 19:13 WIB

Terkini

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15 WIB

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:05 WIB

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB