Sekelompok Penambang Emas Liar Hilang Tertimbun Longsor di Jambi

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 03 September 2018 | 08:15 WIB
Sekelompok Penambang Emas Liar Hilang Tertimbun Longsor di Jambi
Ilustrasi lubang penambangan. [shutterstock/Peter Gudella]

Suara.com - Peristiwa nahas di lokasi penambangan emas liar di Jambi kembali terulang. Kali ini, 13 orang penambang emas liar dikabarkan hilang tertimbun longsor saat sedang menggali lubang penambangan yang lokasinya tak jauh dari sungai.

Seperti diwartakan, Metrojambi.com (jaringan Suara.com), peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/9/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasinya berada di Desa Parit Ujung Tanjung, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Sungai Manau, Iptu Nixon Bakara yang dihubungi pada Minggu malam mengatakan, informasi yang diperolehnya menyebut, 13 orang penambang emas liar menjadi korban. Namun tiga orang berhasil diselamatkan, sementara 10 penambang lainnya masih terjebak di lubang penambangan yang longsor.

"Ini saya baru pulang dari lokasi kejadian," kata Nixon pada Minggu malam.

Sementara itu, dari dugaan sementara, lubang penambangan itu longsor karena para penambang menggali lubang hingga ke dasar bawah sungai Batang Merangin. Akibatnya, lubang bocor hingga menyebabkan longsor dan menutup jalur para penambang. Polisi belum bisa memastikan kondisi terkini para korban yang terjebak longsor itu.

Ia menerangkan, jarak lokasi kejadian dari desa terdekat yakni 45 menit menggunakan perahu dari pelabuhan. Sementara, dari Kota Bangko, ibu kota Kabupaten Merangin menuju pelabuhan membutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan darat.

Kini aparat kepolisian bersama tim dari TNI, Basarnas dan BPBD masih berupaya mencari dan menyelamatkan para korban penambang yang masih tertimbun.

"Untuk identitas korban masih kita data dan belum diketahui, nanti kita kabari lagi," ucap Nixon.

Peristiwa tertimbunnya para penambang emas liar di Jambi bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya pada akhir 2016 lalu, 11 penambang juga tewas usai tertimbun lubang penambangan yang longsor. Lokasinya juga berada di Kabupaten Merangin yang memang dikenal banyak terdapat lokasi penambangan emas liar.

Akibat dalamnya lubang yang longsor serta lokasi yang sulit, 11 penambang nahas tersebut tidak bisa dievakuasi. Hingga akhirnya Pemkab Merangin memutuskan menghentikan proses evakuasi yang sudah berlangsung berhari-hari. Lokasi tertimbunnya 11 penambang emas liar itu kini didirikan sebuah prasasti untuk mengenang peristiwa nahas tersebut.


Berita ini sebelumnya telah terbit di laman Metrojambi.com dengan judul "Kapolsek Sebut Korban PETI Berjumlah 13 Orang, Identitas Belum Diketahui"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tuduh Bunuh Anak dan Istrinya, Sartono Bacok Ayah Kandung

Tuduh Bunuh Anak dan Istrinya, Sartono Bacok Ayah Kandung

News | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 14:33 WIB

Marbut Masjid Muhammadiyah Dianiaya Pria Misterius, Terekam CCTV

Marbut Masjid Muhammadiyah Dianiaya Pria Misterius, Terekam CCTV

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 13:54 WIB

Ayah Bunuh Bayi Kandungnya Gara-gara Istri Tolak Hubungan Badan

Ayah Bunuh Bayi Kandungnya Gara-gara Istri Tolak Hubungan Badan

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 12:55 WIB

Sempat Dipenjara, Bocah Diperkosa Kakak Kandung Divonis Bebas

Sempat Dipenjara, Bocah Diperkosa Kakak Kandung Divonis Bebas

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 13:19 WIB

Pasangan Kekasih Dirampok dan Difoto Telanjang oleh Bocah

Pasangan Kekasih Dirampok dan Difoto Telanjang oleh Bocah

News | Senin, 27 Agustus 2018 | 13:31 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB