Wapres JK: Zaman Soeharto, Anggota DPR Dibilang Tukang Catut

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 September 2018 | 14:01 WIB
Wapres JK: Zaman Soeharto, Anggota DPR Dibilang Tukang Catut
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) berjalan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon anggota legislatif DPR RI harus memiliki kemampuan profesional. Anggota DPR saat ini tidak seperti saat orde baru yang bisa disebut sebagai tukang catut saja.

Anggota DPR saat ini harus mempunyai elektabilitas tinggi untuk meraih suara terbanyak di Pemilu 2019. Sehingga harus mempunyai kemampuan profesional di bidang ekonomi, keuangan, pertahanan, hukum, hubungan luar negeri, serta politik dalam negeri tersebut harus digali sejak dini oleh para caleg. Supaya nantinya jika terpilih menduduki kursi parlemen, mereka dapat memahami isu-isu tersebut.

Wapres JK mengatakan anggota DPR saat ini berbeda dengan masa orde baru, di mana anggota legislatif saat itu hanya berfungsi sebagai "alat" pemberi persetujuan kepada pemerintah tanpa diskusi yang berkualitas.

"Waktu jaman Pak Harto (Presiden Soeharto, red.), DPR boleh hanya dibilang tukang catut. Begitu Pemerintah mengajukan RAPBN, hampir tidak ada yang berubah, hanya pura-pura debat saja, setuju juga pada ujungnya. (DPR) Sekarang lain lagi; tanpa persetujuan anggota DPR, itu tidak akan lolos RAPBN atau RAPBD," kata Jusuf Kalla saat memberikan pembekalan di Pekan Orientasi Calon Anggota Legislatif Partai Nasdem di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Senin (3/9/2018).

Oleh karena itu, Wapres mendorong para caleg yang sedang mempersiapkan diri berkampanye untuk memahami isu-isu terkini dan mencari solusi atas persoalan tersebut.

"Harus punya kapasitas di bidangnya, tentu tidak semua orang bisa mengetahui semua hal. Jadi harus dijaga keseimbangannya antara profesionalisme dan juga posisi politik yang baik dan fokus pada masalah supaya dari awal, profesionalisme itu jadi," ujarnya.

Pekan Orientasi Caleg Partai Nasdem diselenggarakan sejak Sabtu (1/9/2018) dengan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Orientasi tersebut diikuti oleh 560 caleg anggota DPR dari Partai Nasdem, yang akan bertarung untuk memperebutkan target 100 kursi DPR dalam Pileg 2019. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agar Tak Ditangkap KPK, JK Minta Caleg Jangan Cuma 'Empat D'

Agar Tak Ditangkap KPK, JK Minta Caleg Jangan Cuma 'Empat D'

News | Senin, 03 September 2018 | 13:48 WIB

Penutupan Asian Games 2018, JK: Indonesia Bersahabat untuk Asia

Penutupan Asian Games 2018, JK: Indonesia Bersahabat untuk Asia

News | Minggu, 02 September 2018 | 21:10 WIB

Hanifan Bawa Bendera Merah Putih di Parade Penutupan Asian Games

Hanifan Bawa Bendera Merah Putih di Parade Penutupan Asian Games

News | Minggu, 02 September 2018 | 19:53 WIB

Jack Ma Bertemu Menteri Kabinet Jokowi di Ritz Carlton

Jack Ma Bertemu Menteri Kabinet Jokowi di Ritz Carlton

Bisnis | Minggu, 02 September 2018 | 15:20 WIB

Gula Rafinasi Beredar di Pasaran, DPR Desak Polisi Turun Tangan

Gula Rafinasi Beredar di Pasaran, DPR Desak Polisi Turun Tangan

News | Sabtu, 01 September 2018 | 12:37 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×