Merasa Kecewa, Komnas HAM Tunggu Laporan Aksi #2019GantiPresiden

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 07 September 2018 | 16:25 WIB
Merasa Kecewa, Komnas HAM Tunggu Laporan Aksi #2019GantiPresiden
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik meminta merasa kecewa atas aksi pengadangan gerakan #2019GantiPresiden. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengaku kecewa melihat adanya pengadangan terhadap sejumlah aktivis gerakan #2019GantiPresiden. Ia meminta kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk segera melaporkannya ke Komnas HAM.

Ahmad menjelaskan, Komnas HAM sangat terbuka untuk membantu pihak-pihak yang merasa dirugikan atau mendapat tekanan. Sejauh ini, kata Ahmad, belum ada satupun pihak yang mengadu ke Komnas HAM terkait gerakan #2019GantiPresiden.

"Secara normatif kita sangat kecewa ada tindakan persekusi dari mana pun siapapun. Sebenarnya kami sudah menunggu, sekarang ini beberapa pihak yang merasa haknya dikurangilah, ya sudah datang kemari (melapor ke Komnas HAM)," ujar Ahmad di Gedung Komnas HAM, Jalan Laturharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Menurutnya, apabila tidak ada yang melaporkan, Komnas HAM tidak bisa mengawasi atas adanya tindakan pengadangan atau persekusi. Dengan adanya pelaporan, tentu akan memudahkan Komnas HAM untuk mengawasinya.

"Kita berharap kalau ini diteruskan dengan pengaduan, kita akan kirim tim, kita akan monitoring, kita akan kaji sehingga rekomendasinya lebih persis, lebih pas," kata dia.

Oleh karena itu, Ahmad meminta kepada seluruh pihak yang merasa hak kebebasannya dihalang-halangi, untuk segera melaporkannya baik kepada Komnas HAM atau kepolisian.

"Nanti penegak hukumnya yang kita awasi sudah benar gak dia menjalankan, jangan bukan juga merasa dia memiliki wewenang, kalau kayak begini bisa kacau balau," ujarnya.

Diketahui, acara deklarasi gerakan #2019GantiPresiden kerap kali ditolak dan diadang sekelompok masyarakat di sejumlah daerah. Dari serangkaian penolakan tersebut, tak jarang malah menimbulkan bentrok antara masyarakat yang pro dan kontra.

Yang paling mencuri perhatian publik adalah penolakan salah satu aktivis gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman. Neno Warisman sempat dipaksa pulang dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau pada Sabtu (25/8).

baca juga

Selain itu, aktivis #2019GantiPresiden, Ahmad Dhani juga mengalami kejadian yang sama di Surabaya, Jawa Timur. Hotel Majapahit, Surabaya, yang menjadi tempat istirahatnya dikepung sekelompok massa penolak acara deklarasi #2019GantiPresiden.

Kala itu Ahmad Dhani sempat kesal terhadap tindakan dari pihak kepolisian. Alih-alih membubarkan massa tersebut, pihak kepolisian malah menyuruh Ahmad Dhani untuk meninggalkan Surabaya dengan alasan keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Munir, Komnas HAM: Jadikan 7 September Hari Perlindungan

Kasus Munir, Komnas HAM: Jadikan 7 September Hari Perlindungan

News | Jum'at, 07 September 2018 | 15:41 WIB

Bukti Rekaman Deputi BIN, Komnas HAM Yakin Kasus Munir Terungkap

Bukti Rekaman Deputi BIN, Komnas HAM Yakin Kasus Munir Terungkap

News | Jum'at, 07 September 2018 | 14:51 WIB

Deklarasi #2019PrabowoPresiden, Ahmad Dhani Jadi Incaran

Deklarasi #2019PrabowoPresiden, Ahmad Dhani Jadi Incaran

News | Jum'at, 07 September 2018 | 14:26 WIB

Komnas HAM Ingatkan Kementrian dan Lembaga Patuhi Hak Asasi

Komnas HAM Ingatkan Kementrian dan Lembaga Patuhi Hak Asasi

News | Jum'at, 07 September 2018 | 13:45 WIB

#2019GantiPresiden Jadi #2019PrabowoPresiden, Pengamat: Wajar

#2019GantiPresiden Jadi #2019PrabowoPresiden, Pengamat: Wajar

News | Jum'at, 07 September 2018 | 12:32 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×