Kesaksian Korban Bus Maut Sukabumi, Liburan Berakhir Petaka

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 11 September 2018 | 07:05 WIB
Kesaksian Korban Bus Maut Sukabumi, Liburan Berakhir Petaka
Tisna Pratama (20) salah satu korban selamat bus maut Sukabumi menceritakan detik-detik mengerikan sebelum kecelakaan. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Peristiwa kecelakaan bus masuk jurang sedalam 30 meter di Jalur Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga menewaskan 21 orang penumpangnya menyisakan kenangan pahit bagi korban selamat. Salah satunya bagi Tisna Pratama (20). Beruntung dia menjadi salah satu korban selamat insiden bus maut tersebut.

Dengan berlinang air mata, Tisna Pratama yang merupakan warga Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sempat bercerita akan detik-detik kecelakaan maut bus di Jalur Cikidang, Sukabumi.

Ia bercerita, sebelum kecelakaan maut terjadi, bus yang ditumpangi Tisna bersama puluhan rekan kerjanya dari PT Catur Putra Jaya yang diketahui salah satu dealer motor Honda di Kemang, Bogor itu sempat mengalami kebocoran solar sebanyak dua kali.

"Pertama berhenti di Lido terus kedua berhenti lagi di daerah Cikereteg," kata Tisna saat ditemui Suara.com di Rumah Sakit Siloam, Kota Bogor, Senin (10/9/2018).

Setelah diperbaiki oleh sang sopir, bus tersebut kemudian melanjutkan perjalanan dengan perlahan. Namun, saat memasuki Jalur Cikidang, sopir bus memacu kendaraanya dengan kencang.

Kala itu, Tisna yang duduk dibangku barisan belakang sempat tertidur sejenak dalam perjalanan. Namun ia mendadak terbangun saat merasakan bus yang ditumpanginya melaju dengan tidak wajar.

"Pas masuk Cikidang itu, bus saya ngebut saya ngeri terus tidur saja. Lalu, saya kebangun pas bus lagi kenceng terus tiba-tiba seperti maksain masuk ke gigi satu. Kan saya kerasa dung gitu," tutur Tisna.

Tidak lama kemudian, Tisna juga sempat merasakan bus melayang sebanyak dua kali hingga akhirnya terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter. Seketika, sales sperpart motor itu pun tidak sadarkan diri.

"Saya sempat rasain bus melayang dua kali, dar, dar gitu. Langsung masuk ke jurang. Dari situ kondisi saya sudah enggak sadar, enggak inget lagi," ujar dia.

Beberapa saat kemudian, Tisna sadar dan mencoba ke luar dari bus di antara jasad teman-temannya yang meninggal. Beruntung, warga sekitar dan rombongan bus lainnya ikut membantu dan membawa Tisna bersama korban lainnya ke rumah sakit.

Akibat kecelakaan itu, Tisna menderita luka akibat benturan keras di kepala dan tangannya. Tisna mengaku sangat trauma dan terpukul atas kecelakaan maut yang menewaskan 21 teman kerjanya itu.

"Saya mulai sadar merangkak ke luar terus dibawa warga sama teman saya pakai truk ke rumah sakit. Yang jelas pasti takut, trauma juga. Niatnya have fun tetapi malah terjadi musibah seperti ini," tutup Tisna.

Seperti diketahui, bus yang membawa rombongan PT Catur Putra Jaya di Kemang, Bogor mengalami kecelakaan di Jalur Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) siang.

Sopir bus nahas tersebut diduga tidak menguasi medan sehingga hilang kendali dan masuk ke jurang sedalam 30 meter. Akibatnya, 21 orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penumpang Bus Maut Sukabumi Ternyata Tak Diasuransikan

Penumpang Bus Maut Sukabumi Ternyata Tak Diasuransikan

News | Senin, 10 September 2018 | 07:44 WIB

Sebelum Masuk Jurang Bus Maut Sukabumi Sempat 2 Kali Rusak

Sebelum Masuk Jurang Bus Maut Sukabumi Sempat 2 Kali Rusak

News | Senin, 10 September 2018 | 07:10 WIB

Bus Masuk Jurang di Cikidang, Jasa Raharja Berikan Santunan

Bus Masuk Jurang di Cikidang, Jasa Raharja Berikan Santunan

News | Senin, 10 September 2018 | 03:00 WIB

5 Fakta Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Cikidang Sukabumi

5 Fakta Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Cikidang Sukabumi

Otomotif | Minggu, 09 September 2018 | 21:00 WIB

Bus Masuk Jurang, Kemenhub Mau Kumpulkan Operator

Bus Masuk Jurang, Kemenhub Mau Kumpulkan Operator

News | Minggu, 09 September 2018 | 19:58 WIB

Terkini

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB