Momen Kemesraan Prabowo-Sandiaga Bersama Andi Arief di Rumah SBY

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 13 September 2018 | 05:24 WIB
Momen Kemesraan Prabowo-Sandiaga Bersama Andi Arief di Rumah SBY
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat bersalaman dengan Andi Arief di kediaman SBY. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Kejadian langka terjadi saat bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jalan Mega Kuningan Timur VIII, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018). Sandiaga dan Andi Arief saling berjabat tangan.

Diketahui, sebelumnya Andi Arief pernah menuding Sandiaga Uno memberikan mahar politik kepada PKS dan PAN agar dirinya terpilih sebagai cawapres calon pendamping Prabowo Subianto.

Namun keduanya justru tampak 'mesra' kala diminta sejumlah awak media untuk berfoto bersama. Peristiwa itu terjadi saat konferesi pers terkait hasil pertemuan SBY dengan Prabowo-Sandiaga.

"Pak, foto dengan Andi Arief, pak," teriak sejumlah awak media kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Mendengar permintaan itu, Prabowo refleks merangkul Andi Arief. Kemudian disambung dengan Sandiaga yang langsung berjabat tangan seraya mengangkatnya ke atas. Peristiwa itu lantas membuat heboh awak media yang hadir.

Lewat akun twitternya Andi Arief menyebut ada mahar Rp 1 triliun yang diberikan Sandiaga kepada PKS dan PAN untuk mengusungnya sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Masing-masing partai, kata Andi, mendapat jatah Rp 500 miliar. Cuitan Andi Arief malah menimbulkan polemik di ranah publik.

Akibatnya, Sandiaga sempat dikabarkan akan diperiksa oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena adanya pelaporan soal mahar politik tersebut. Namun, penyidikan kasus itu kemudian dihentikan karena kurang Andi Arief tak pernah datang memenuhi panggilan Bawaslu.

Tidak itu saja, melalui akun Twitternya, Andi Arief juga sempat memantik kehebohan lain dengan menyebut istilah jenderal kardus. Istilah itu diduga ditujukan kepada Prabowo Subianto yang dinilai tidak konsisten terhadap Partai Demokrat sebagai partai koalisi. Prabowo Subianto dinilai hanya mementingkan uang dari pada perjuangan karena memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kader PDIP Kwik Kian Gie Merapat Ke Kubu Prabowo - Sandiaga

Kader PDIP Kwik Kian Gie Merapat Ke Kubu Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 12 September 2018 | 23:13 WIB

Ada Kader Demokrat ke Jokowi, Prabowo Pastikan Koalisinya Akur

Ada Kader Demokrat ke Jokowi, Prabowo Pastikan Koalisinya Akur

News | Rabu, 12 September 2018 | 22:34 WIB

Sandiaga Ajak Gunakan Efek Teletubbies, Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju

Sandiaga Ajak Gunakan Efek Teletubbies, Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju

News | Rabu, 12 September 2018 | 21:31 WIB

Diminta Jadi Mentor Khusus, SBY Malah Ingin Jadi Jurkam Prabowo

Diminta Jadi Mentor Khusus, SBY Malah Ingin Jadi Jurkam Prabowo

News | Rabu, 12 September 2018 | 21:16 WIB

SBY: Silakan Jokowi Copot Prasasti Saya, Tapi Catatan Allah Abadi

SBY: Silakan Jokowi Copot Prasasti Saya, Tapi Catatan Allah Abadi

News | Rabu, 12 September 2018 | 21:04 WIB

Terkini

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB