Mobil Goyang, Fotografer Gadungan Tipu dan Perkosa 2 Gadis Belia

Reza Gunadha

Kamis, 13 September 2018 | 20:59 WIB
Mobil Goyang, Fotografer Gadungan Tipu dan Perkosa 2 Gadis Belia
Ilustrasi

Suara.com - AFW, pemuda warga Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, menyaru menjadi fotografer biro pencarian model iklan, untuk mencari mangsa perempuan-perempuan muda yang akan diperkosa.

Pemuda berusia 20 tahun itu akhirnya berhasil ditangkap aparat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ia merudapaksa gadis-gadis di bawah umur dilakukan di tempat sepi dan gersang. Tepatnya di Pantai Ria Kenjeran, Surabaya.

Suara.com mendatangi tempat kejadian perkara tersebut, Kamis (13/9/2018). Di lokasi tersebut, pohon Sono yang berdiri tegak, tak lagi ditumbuhi dedaunan. Rumput yang tumbuh di atas tanah kering terlihat menguning. Tempat tersebut biasanya hanya disinggahi orang untuk melepaskan burung merpati aduan.

"Tempat itu jarang disinggahi orang mas. Biasanya yang datang ke situ hanya orang yang melatih burung merpati," jelas Soleh, Satpam Pantai Kenjeran.

Soleh menuturkan, awalnya petugas loket maupun satpam tidak menaruh curiga pada pelaku yang saat itu menggunakan mobil warna hitam.

"Kami tidak curiga sama sekali karena saat masuk ke sini (Pantai Kenjeran), pada siang hari. Masuknya sekitar pukul 11.00," katanya.

Begitupun saat leluar dari tempat wisata. Tidak ada teriakan minta tolong ataupun suara jeritan. "Semua terlihat tenang," tambahnya.

Namun, Soleh mengaku kaget ketika dia didatangi sejumlah polisi yang menanyakan kejadian tersebut. "Nah, dari situlah saya baru tahu kalau ada pemerkosaan di dalam mobil. Akhirnya saya membantu pihak kepolisian dengan menunjukkan rekaman CCTV yang menyorot di pintu masuk dan pintu keluar loket," pungkas Sholeh.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, AFW ditangkap aparat Polres Tanjung Perak di Lumajang. ”Dia ditangkap di kampung halamannya, Lumajang, Senin (10/9),” kata Kapolres Tanjung Perak Ajun Komisaris Besar Antonius Agus Rahmanto, Rabu (12/9/2018).

Ia mengatakan, penangkapan AFW merupakan tindaklanjut atas laporan dua gadis di bawah umur dan masih berstatus pelajar berinisial AN (17) warga Gresik, serta RR (15) gadis Surabaya.

Keduanya, dalam laporan polisi tertanggal 21 Agustus 2018, mengakui ditipu dan diperkosa AFW.

Modusnya, AFW mengakui sebagai fotografer yang mencari gadis-gadis ABG untuk dijadikan model iklan.

AFW mencari korbannya melalui media sosial Instagram. Sasaran utamanya adalah pelajar yang masih berusia di bawah 17 tahun.

Bagi korban yang berminat, AFW menjanjikan upah Rp 1 juta per jam bagi para korban untuk menjadi foto model.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

14 Hari, Gadis Belia Diperkosa Bergilir 9 Lelaki di Hutan

14 Hari, Gadis Belia Diperkosa Bergilir 9 Lelaki di Hutan

News | Kamis, 13 September 2018 | 17:14 WIB

Modus Cari Model Iklan, Gadis-gadis Diperkosa Fotografer Gadungan

Modus Cari Model Iklan, Gadis-gadis Diperkosa Fotografer Gadungan

News | Rabu, 12 September 2018 | 19:27 WIB

Ditolak, Panitia Diskusi Waras Politik Ahmad Dhani Belum Berizin

Ditolak, Panitia Diskusi Waras Politik Ahmad Dhani Belum Berizin

News | Rabu, 12 September 2018 | 17:15 WIB

Gerindra Jatim Tak Tanggungjawab Penolakan Diskusi Ahmad Dhani

Gerindra Jatim Tak Tanggungjawab Penolakan Diskusi Ahmad Dhani

News | Selasa, 11 September 2018 | 17:47 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×