Eks Jubir HTI: Tak Pilih Jokowi Masuk Neraka Bagaimana Logikanya?

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 13 September 2018 | 21:03 WIB
Eks Jubir HTI: Tak Pilih Jokowi Masuk Neraka Bagaimana Logikanya?
Farhat Abbas.

Suara.com - Mantan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menyebut pemikiran pendukung rezim Joko Widodo (Jokowi) telah kacau. Itu disampaikan Ismail menanggap pernyataan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amon, Farhat Abbas.

Farhat Abbas dalam akun media social pribadinya menyebut masyarakat yang tidak mendukung Jokowi akan masuk neraka.

"Mereka yang sudah mendukung rezim (Jokowi) itu kacau pikiranya, sampai yang tidak memilih Jokowi masuk neraka, bagaimana logikanya?," kta Ismail saat ditemui di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018).

Ismail mengatakan, kekacauan kini tak hanya terjadi pada bidang hukum dan ekonomi saja, melainkan kekacauan pikiran pun dialami oleh para pendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin. Ia kemudian menyebut pernyataan Farhat tidak masuk akal.

Menurut Ismail kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai lawan Jokowi dalam Pilpres 2019 tak pernah menggaungkan isu SARA seperti itu. Ismail menilai kubu Jokowi telah memulai permainan dengan mengangkat itu SARA.

"Yang disebelah sini juga tidak pernah kok mengatakan bahwa yang milih Prabowo itu akan dijamin masuk surga, kan juga nggak," ungkap Ismail.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengaku langsung menegur Farhat Abbas. Karding khawatir, publik kemudian menilai perkataan Farhat Abbas tersebut sebagai bentuk suara dari tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya sudah tegur karena khawatir dianggap itu kebijakan TKN. Itu bukan kebijakan TKN. Itu murni pribadi pernyataan Pak Farhat Abbas sendiri, yang kira-kira fanatik mendukung Pak Jokowi. Kalau soal pernyataannya seperti itu, silakan tanya ke Pak Farhat sendiri," ujar Karding beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, Farhat Abbas melalui akun media sosial pribadinya mengunggah foto dan tulisan. Ia mengenakan peci dan baju merah bertuliskan GerakanNasional #2019TetapJokowi. Dalam foto itu tertulis "Pak Jokowi Adalah Presiden Indonesia Yang Menuntun Indonesia Masuk Surga".

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Kerahkan Kepala Daerah Jadi Juru Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Nasdem Kerahkan Kepala Daerah Jadi Juru Kampanye Jokowi - Ma'ruf

News | Kamis, 13 September 2018 | 14:34 WIB

Tanggapi Pernyataan Farhat Abbas, Prabowo: Aku Masuk Neraka Dong

Tanggapi Pernyataan Farhat Abbas, Prabowo: Aku Masuk Neraka Dong

News | Kamis, 13 September 2018 | 09:28 WIB

Sandiaga Ajak Gunakan Efek Teletubbies, Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju

Sandiaga Ajak Gunakan Efek Teletubbies, Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju

News | Rabu, 12 September 2018 | 21:31 WIB

Disebut Cawapres Stuntman, Erick Thohir: Nggak Apa-apa, Kan Bagus

Disebut Cawapres Stuntman, Erick Thohir: Nggak Apa-apa, Kan Bagus

News | Rabu, 12 September 2018 | 20:41 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×