Survei: Uang dan Agamawan Tak Lagi Tentukan Sikap Politik Publik

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Rabu, 19 September 2018 | 00:03 WIB
Survei: Uang dan Agamawan Tak Lagi Tentukan Sikap Politik Publik
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Masyarakat Indonesia disebut berkecenderungan tak lagi mau memakan rayuan politik uang maupun pengaruh tokoh-tokoh agama pada masa kampanye.

Hal tersebut merupakan kesimpulan hasil jajak pendapat yang digelar lembaga survei PolMark Research Center (PRC) Indonesia.

CEO dan Founder PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah mengungkapkan, berdasarkan kajian hasil 142 survei PolMark Indonesia di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan kota sejak tahun 2012-2018, didapatkan fakta masyarakat semakin sadar bahwa menentukan pilihan tokoh calon pemimpin harus didasari pada hati nuraninya masing-masing.

Bahkan, peran tokoh agama yang sebelumnya berpengaruh kuat terhadap calon pemilih dalam menentukan keputusan, sudah semakin tergerus.

"Ada gejala pemilih di Indonesia semakin mandiri. Indikasinya adalah semakin banyak pemilih yang ketika ditanyakan siapa pihak yang paling berpengaruh membentuk pilihan mereka, jawabannya adalah diri sendiri. Peran tokoh agama tergerus, begitu juga tokoh partai politik,” kata Eep dalam diskusi bertajuk "Pemilih Makin Mandiri, Politik Uang Tidak Efektif" di Hotel Veranda, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018).

Selain itu, gejala kecenderungan masyarakat menerima politik uang juga semakin tergerus. Fakta itu berbanding terbalik dengan pemberitaan bahwa praktik politik uang masih marak dalam momen seperti pemilihan umum atau pilkada.

“Temuan kami, survei di Jakarta tahun 2017, 86,2 persen responden menyatakan menolak politik uang. Sementara responden yang menyatakan memilih pemimpin berdasarkan keputusan diri sendiri sebanyak 71,2 persen,” jelasnya.

Karenanya, Eep menilai bahwa politik uang yang bakal marak pada masa Pemilu maupun Pilpres 2019 hanya dibesar-besarkan oleh politikus.

"Jadi aggapan orang yang bilang, bahwa politik uang amat memcekam itu hanya dibuat-buat oleh politikus," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ical Ingatkan Kader Golkar Tak Hanya Sibuk Menangkan Jokowi

Ical Ingatkan Kader Golkar Tak Hanya Sibuk Menangkan Jokowi

News | Selasa, 18 September 2018 | 18:43 WIB

Soal Nomor Urut, Ma'ruf Amin: Semua Bagus, Tergantung Nasib

Soal Nomor Urut, Ma'ruf Amin: Semua Bagus, Tergantung Nasib

News | Selasa, 18 September 2018 | 16:43 WIB

Gaet Suara Milenial, Sandiaga Usung Kampanye Entertainment

Gaet Suara Milenial, Sandiaga Usung Kampanye Entertainment

News | Selasa, 18 September 2018 | 16:16 WIB

Kwik Kian Gie Dukung Prabowo, PDIP: Dia Tetap Kader PDIP

Kwik Kian Gie Dukung Prabowo, PDIP: Dia Tetap Kader PDIP

News | Selasa, 18 September 2018 | 15:49 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×