Sepele Banget, Soni Wijaya Dibunuh Pengamen karena Ngomong Kasar

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 September 2018 | 10:56 WIB
Sepele Banget, Soni Wijaya Dibunuh Pengamen karena Ngomong Kasar
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Dua lelaki kakak beradik tega menggebuki dan membunuh seorang lelaki hanya karena bicara kasar. Soni Wijaya alias Salman Nur Fajar, lelaki 21 tahun itu dibunuh WS dan AS di Jalan Arjuna, Kota Bandung, Kamis (13/9/2018) lalu.

Sebelum dibunuh, Soni Wijaya dikeroyok WS dan AS. Pengeroyokan itu dipicu karena WS dan AS kesal dihardik Soni Wijaya dengan-kata-kata kasar.

Motif pengeroyokan yang menewaskan Soni Wijaya ini terungkap setelah pelaku diciduk kurang dari 24 jam setelah kejadian. Kedua pelaku sehari-hari merupakan pengamen di Pasar Ciroyom.

Kapolsek Andir Kompol Dadang Gunawan menjelaskan kronologis penganiayaan ini. Awalnya, WS dan AS berjalan kaki di Jalan Arjuna. Di belakang kakak adik ini melaju sepeda motor Soni Wijaya. Karena menghalangi jalan, Soni Wijaya menghardik WS dan AS dengan kata-kata kasar.

"WS dan AS sempat minta maaf kepada korban. Namun korban Soni berhenti, lalu kembali menghardik pelaku. Bahkan korban memukul wajah AS," kata Dadang di Bandung, Selasa (18/9/2018).

Melihat kakaknya AS dipukul, WS kemudian menyerang Soni Wijaya menggunakan ukulele dan kepalan tangan. Akibat pukulan bertubi-tubi itu, korban terjatuh. Tersangka AS sempat mengajak adiknya WS untuk pergi dari lokasi kejadian.

Rupanya, kata Dadang, emosi WS belum menyurut. Ia pun kembali menemui Soni Wijaya di lokasi kejadian. Di sana WS kembali menganiaya Soni Wijaya hingga tak sadarkan diri.

"WS kembali lagi ke lokasi menemui Soni Wijaya, lalu WS mengambil bangku kayu milik pedagang tak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara). Bangku itu dipukulkan ke wajah dan kepala Soni Wijaya hingga korban tak sadarkan diri," katanya.

Melihat korban tak sadarkan diri, AS memilih kabur. Sedangkan sang adik, WS masih berada di lokasi kejadian hingga ditangkap warga.

baca juga

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 170 huru 3e tentang pengeroyokan dan 351 ayat 3 KHUPidana tentang penganiayaan berat hingga menyebabkan matinya orang. WS dan AS terancaman hukuman 12 tahun penjara.

Artikel ini sebelumnya dimuat oleh Kriminolog.id yang merupakan jaringan Suara.com dengan judul: Pengamen Kakak Beradik Keroyok Pemuda Hingga Tewas di Bandung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kronologi Remaja 16 Tahun Bunuh Pemandu Lagu di Semarang

Ini Kronologi Remaja 16 Tahun Bunuh Pemandu Lagu di Semarang

News | Minggu, 16 September 2018 | 01:00 WIB

Polisi Bekuk Remaja 16 Tahun Pembunuh Pemandu Lagu di Semarang

Polisi Bekuk Remaja 16 Tahun Pembunuh Pemandu Lagu di Semarang

News | Sabtu, 15 September 2018 | 17:39 WIB

Pembunuh Sadis dengan Memotong Penis di Cileungsi Tes Kejiwaan

Pembunuh Sadis dengan Memotong Penis di Cileungsi Tes Kejiwaan

News | Jum'at, 14 September 2018 | 14:48 WIB

Kasus Kematian Lelaki di Tendean Residence, Polisi Salah Tangkap

Kasus Kematian Lelaki di Tendean Residence, Polisi Salah Tangkap

News | Jum'at, 14 September 2018 | 14:21 WIB

Detik-detik Andi Dibunuh dan Alat Vitalnya Dipotong Teman Lelaki

Detik-detik Andi Dibunuh dan Alat Vitalnya Dipotong Teman Lelaki

News | Jum'at, 14 September 2018 | 12:59 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×