Ini Alasan Akses Pendidikan Kurang Merata di Indonesia Timur

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Kamis, 20 September 2018 | 10:29 WIB
Ini Alasan Akses Pendidikan Kurang Merata di Indonesia Timur
Dr James Modouw, MMT, Staf Ahli Menteri Pendidikan & Kebudayaan bidang Hubungan Pusat dan Daerah (kiri).

Suara.com - Indonesia terbentang mulai dari Sabang sampai Merauke, namun akses pendidikan selalu timpang di timur Indonesia.

Anak-anak di Pulau Jawa, Bali dan Sumatra dianggap lebih tinggi tingkat literasinya dibandingkan dengan anak-anak di Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi hingga Papua.

Disampaikan Dr James Modouw, MMT, Staf Ahli Menteri Pendidikan & Kebudayaan bidang Hubungan Pusat dan Daerah, pendidikan bukan hanya proses di dalam kelas atau soal membaca buku.

Ia menjelaskan ada banyak faktor yang menyebabkan anak-anak di Indonesia Timur tertinggal jauh dibandingkan anak-anak Indonesia bagian lainnya.

"Pertama karena tingkat perkembangan masyarakat dari aspek konsumsi gizi dan pangan, perawatan kesehatan itu juga timpang di Indonesia Timur. Padahal ketika masalah nutrisi dan kesehatan ini beres, hal ini akan menghasilkan anak-anak dengan kecakapan berpikir. Kognitif anak akan tinggi," ujar dr James di sela-sela temu media Taman Bacaan Pelangi di Jakarta, Rabu (20/9/2018).

Ia menambahkan, selain aspek gizi, kurangnya stimulasi bahan bacaan berkualitas di Indonesia Timur menyebabkan anak-anak di sana mengalami ketimpangan dalam hal wawasan. Hal ini diperkuat dengan data Perpusnas RI pada 2015 yang menyebut dari 170.647 sekolah dasar di Indonesia, hanya 45,9 persen diantaranya yang memiliki perpustakaan.

Sisanya sekitar 92 ribu sekolah dasar tidak memiliki perpustakaan di mana paling banyak berlokasi di daerah Indonesia Timur, mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku hingga Papua.

"Kalau stimulasi kita dengan bacaan bagus level kognitif juga bisa naik. Sayangnya akses yang sulit ke pelosok Indonesia Timur juga menjadi tantangan untuk mendistribusikan buku bacaan berkuakitas. Itu sebabnya dibutuhkan gerakan volunteerism untuk membuat anak-anak di Indonesia Timur bisa nengakses bahan bacaan yang sama dengan anak-anak Indonesia lainnya," tandas dia.

Akses yang sulit juga jadi tantangan, semoga semua kota di Indonesia yang terbentang mulai dari Sabang sampai Merauke, mendapatkan akses pendidikan yang sama ke depannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wah, 5 Hotel di Indonesia Masuk 100 Hotel Terbaik di Dunia Loh

Wah, 5 Hotel di Indonesia Masuk 100 Hotel Terbaik di Dunia Loh

Lifestyle | Kamis, 20 September 2018 | 06:21 WIB

Yuk Meriahkan Festival Kuliner dan Shopping di 150 Mall Indonesia

Yuk Meriahkan Festival Kuliner dan Shopping di 150 Mall Indonesia

Lifestyle | Rabu, 19 September 2018 | 17:36 WIB

Kisah Ni Nengah, Wonder Woman, Titik Balik dan Harumkan Indonesia

Kisah Ni Nengah, Wonder Woman, Titik Balik dan Harumkan Indonesia

Sport | Rabu, 19 September 2018 | 14:01 WIB

Terkini

Siapa Noor Korompot? Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Siapa Noor Korompot? Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

×