Hubungan Budi Waseso dan Mendag Panas, Jokowi Sudah Tahu

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 20 September 2018 | 13:40 WIB
Hubungan Budi Waseso dan Mendag Panas, Jokowi Sudah Tahu
Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Saling serang di media massa antara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dengan Menteri Perdagangan RI (Mendag RI) Enggartiasto Lukita akan diselesaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. Keduanya akan dipanggil untuk menyelesaikan persoalan dengan duduk bersama.

"Sebentar lagi mau diundang oleh Menko Perekonomian, untuk duduk sama-sama (Buwas dan Enggartiasto). Nggak boleh begitu (saling serang). Semuanya kan harus terkoordinasi dengan baik," ujar Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Persoalan ini berawal dari sikap Buwas yang menolak impor beras lagi. Soalnya, Buwas menilai tak ada tempat untik menampung beras di gudang Bulog.

Moeldoko menjelaskan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah tahu saling serang antara Buwas dengan Enggartiasto. Ia berharap persoalan ini bisa cepat diselesaikan setelah keduanya duduk bersama.

"(Presiden) sudah diberitahu oleh Pak Menko dan saya juga sudah lapor," kata Moeldoko

Moeldoko menjelaskan, dari tahun 2015 Indonesia masih melakukan impor beras sekitar 1,5 juta ton. Ia mengatakan untuk mencukupi kebutuhan di tanah air masih harus melakukan impor.

"Yang pertama memang ada penyusutan lahan, data terakhir kemarin 24 persen. Jadi memang secara alami ada penyusutan karena ada pembangunan jalan tol, kawasan-lawasan industri yang dibuka, sehingga mengurangi tanah-tanah itu," kata dia.

"Sehingga secara logika memang ada kebutuhan beras nasional yang tidak bisa diproduksi sepenuhnya oleh kita," Moeldoko menambahkan.

Meski demikian, Moeldoko mengatakan pemerintah melalui Menteri Pertanian terus melakukan sejumlah usaha. Diantaranya dengan membuka lahan di luar pulau Jawa dan melalui intensifikasi.

"Jadi ditingkatkan. Makanya kita mengenal tiada hari tanpa panen. Itu terus berjalan," ucapnya.

Lebih jauh, faktor cuaca dan hama, kata Moeldoko, juga mempengaruhi produktivitas di tanah air. Namun impor beras yang dilakukan pemerintah, akan sesuai dengan peraturan yang ada.

"Pertama impor itu tidak boleh pada saat petani lagi mau panen. Itu poin pertama. Jadi kalau impor pas petani mau panen, saya sebagai ketua HKTI juga marah dong. Saya memperjuangkan petani saya," jelas Moeldoko

Kedua, impor beras bisa dialkukan pemerintah kalau cadangan nasional beras tidak mencukupi. Moeldoko menuturkan, kebutuhan beras nasional saat ini mencapai 2,4 juta ton per bulan.

"Jadi kalau sudah (kekurangan), 'oh ini bahaya, mepet', harus ada upaya-upaya untuk impor. Jadi kita tidak boleh mengatakan 'tidak impor'," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Targetkan Perpres Reforma Agraria Selesai Satu Minggu

Jokowi Targetkan Perpres Reforma Agraria Selesai Satu Minggu

News | Kamis, 20 September 2018 | 12:56 WIB

Curhat Jokowi Sering Diprotes soal Tanah

Curhat Jokowi Sering Diprotes soal Tanah

News | Kamis, 20 September 2018 | 12:49 WIB

Baru Pensiun, Eks Kapolda Jatim Machfud Arifin Jadi Jurkam Jokowi

Baru Pensiun, Eks Kapolda Jatim Machfud Arifin Jadi Jurkam Jokowi

News | Kamis, 20 September 2018 | 06:01 WIB

Megadeth Undang Jokowi ke Konsernya di Jogjarockarta

Megadeth Undang Jokowi ke Konsernya di Jogjarockarta

Entertainment | Rabu, 19 September 2018 | 19:55 WIB

Jokowi Bangun Markas Avengers di Indonesia, Ini Fotonya

Jokowi Bangun Markas Avengers di Indonesia, Ini Fotonya

Lifestyle | Rabu, 19 September 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB