Ogah Tabayyun ke Ustadz Yahya Waloni, PKB Serahkan ke Penyidik

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 21 September 2018 | 19:36 WIB
Ogah Tabayyun ke Ustadz Yahya Waloni, PKB Serahkan ke Penyidik
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengakui tidak melakukan klarifikasi atau tabayyun terlebih dahulu ke Ustadz Yahya Waloni yang menghina bakal cawapres Maruf Amin. Menurut Karding, biarlah itu menjadi tugas kepolisian yang melakukan penyidikan.

Karding mengatakan, ceramah yang dilakukan oleh Yahya dengan menghina Maruf Amin, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi melalui Youtube sudah terbukti kebenarannya. Sehingga, ia pun langsung melaporkan Yahya ke Bareskrim Polri.

"Saya nggak melakukan klarifikasi dan tabayun tetapi saya kira semua bisa menduga bahwa Youtube itu benar bukan hoax," kata Karding saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Karding pun melaporkan Yahya atas tuduhan melanggar pasal 28 ayat 2 UU ITE dengan nomor surat laporan LP/B/1176/IX/2018/Bareskrim. Karding menyerahkan segala proses hukum kepada pihak berwajib untuk mengungkap kebenarannya.

"Nanti kan dia dipanggil penyidik. itu tugas penyidik yang memastikan dan memproses aduan delik umum yang saya laporkan," ungkap Karding.

Diketahui, video Youtube yang diunggah pada 11 September 2018, dari kanal Cahaya Tauhid yang berisi caci maki oleh Ustadz Yahya Waloni kepada Maruf Amin, Tuan Guru Bajang dan Megawati Soekarnoputri.

Yahya Waloni dalam video itu menyebut, Kiai Maruf Amin orang tua yang haus kekuasaan, TGB disebut sebagai Tuan Guru Bajin**n, dan Megawati didoakan cepat mati karena dituding telah merusak Islam. Bahkan, Yahya Waloni mencaci bahwa tingkat intelegensia Megawati di bawah rata-rata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simpatisan Jokowi Padati Tuprok, Lagu Asian Games 2018 Diputar

Simpatisan Jokowi Padati Tuprok, Lagu Asian Games 2018 Diputar

News | Jum'at, 21 September 2018 | 18:54 WIB

Ratusan Pendukung Jokowi - Maruf Amin Kumpul di Tugu Proklamasi

Ratusan Pendukung Jokowi - Maruf Amin Kumpul di Tugu Proklamasi

News | Jum'at, 21 September 2018 | 18:28 WIB

Pengundian Nomor Peserta Pilpres 2019, Hindari Jalan Imam Bonjol

Pengundian Nomor Peserta Pilpres 2019, Hindari Jalan Imam Bonjol

News | Jum'at, 21 September 2018 | 18:26 WIB

Ustaz Yahya Waloni Pendukung Prabowo? PKB: Bisa Ya atau Tidak

Ustaz Yahya Waloni Pendukung Prabowo? PKB: Bisa Ya atau Tidak

News | Jum'at, 21 September 2018 | 18:10 WIB

Kyai Syukron Minta Sandiaga Jangan Boros Menteri saat Jadi Wapres

Kyai Syukron Minta Sandiaga Jangan Boros Menteri saat Jadi Wapres

News | Jum'at, 21 September 2018 | 18:00 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB