Soal Situs Skandal Sandiaga, PSI Duga Dimainkan Kubu Prabowo

Bangun Santoso | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 26 September 2018 | 10:53 WIB
Soal Situs Skandal Sandiaga, PSI Duga Dimainkan Kubu Prabowo
Sekjen PSI Raja Juli Antoni. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas isu perselingkuhan Calon Wakil Presiden (Cawapres) pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Uno yang disebarkan situs skandalsandiaga.com.

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, menduga isu tersebut bisa saja dimainkan oleh kubu pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Saya sedih dan marah mengetahui ada situs hoaks yang seolah-olah membongkar skandal Mas Sandi. Mas Sandi sudah membantahnya," ujar politisi PSI itu kepada Suara.com, Rabu (26/9/2018).

Raja Juli menegaskan, isu yang menyerang Sandiaga Uno di situs tersebut masuk dalam kategori kampanye hitam yang tidak boleh dikembangkan dalam demokrasi di Indonesia.

"Pendukung Jokowi-Amin wajib mengutuk kampanye hitam seperti itu karena bertentangan dengan nilai-nilai yang selama ini dikembangkan Pak Jokowi. Tidak mungkin materi negatif itu diproduksi TKN Jokowi-Amin," kata dia.

Sekjen PSI ini kemudian meminta kepolisian dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk bergerak cepat mengungkap aktor di balik beredarnya isu perselingkuhan Sandiaga di skandalsandiaga.com.

"Dalam strategi politik kontemporer, belajar dari kemenangan Trump (Donald Trump) di Amerika, menurut sebuah liputan, banyak materi kampanye hitam yang menyudutkan Trump dibuat oleh kubu Trump sendiri untuk meraih popularitas dan simpati publik," katanya.

"Dengan kata lain bisa jadi, tanpa bermaksud menuduh, situs skandal Sandi itu, dibuat pendukung Prabowo-Sandi sendiri," Raja Juli menambahkan.

Politikus yang akrab disapa Toni ini lagi-lagi mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan mengungkapkan ke publik dalang dari situs yang berisikan tuduhan Sandiaga mempunyai perempuan simpanan.

"Membuktikan siapa pembuat situs ini agar tidak menimbulkan spekulasi yang berakibat buruk terhadap perkembangan demokrasi kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Jateng, Sandiaga Hari Ini Blusukan ke Bogor

Usai Jateng, Sandiaga Hari Ini Blusukan ke Bogor

News | Rabu, 26 September 2018 | 09:33 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, Kubu Jokowi Pastikan Nawacita Berlanjut

Tingkatkan Kualitas SDM, Kubu Jokowi Pastikan Nawacita Berlanjut

News | Rabu, 26 September 2018 | 06:55 WIB

Sandiaga Serahkan Soal Fitnah Selingkuh pada Tim

Sandiaga Serahkan Soal Fitnah Selingkuh pada Tim

News | Rabu, 26 September 2018 | 05:56 WIB

Tim Jokowi Komentar Paradoks Indonesia Prabowo: Jawab Sendiri

Tim Jokowi Komentar Paradoks Indonesia Prabowo: Jawab Sendiri

News | Rabu, 26 September 2018 | 02:22 WIB

Edy Rahmayadi Nyatakan Tak Mendukung Jokowi dan Prabowo

Edy Rahmayadi Nyatakan Tak Mendukung Jokowi dan Prabowo

News | Rabu, 26 September 2018 | 07:20 WIB

Terkini

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:23 WIB

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:13 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB