Warga Kampung Cibubuay Ciptakan Helikolter Berbahan Bakar Premium

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 28 September 2018 | 05:30 WIB
Warga Kampung Cibubuay Ciptakan Helikolter Berbahan Bakar Premium
Helikopter Apache AH-64E melakukan demonstrasi udara, di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5).

Suara.com - Warga Kampung Cibubuay, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Jujun Junaedi (41) berinovasi membuat helikopter jenis Gardes JN 77 berbahan bakar premium. Dia adalah ahli mesin bubut.

Menurut dia, ide awal pembuatan helikopter tersebut sejak tiga bulan lalu dan langsung mempraktekannya. Berbekal ilmu yang dimiliki yakni ahli mesin bubut, miling dan las ia pun langsung membeli sejumlah barang seperti baja ringan, besi holo, plat baja dan lain-lain.

"Ide ini saya tuangkan karena sering melihat film di televisi adanya orang yang mampu membuat helikopter atau pesawat terbang sendiri. Maka kenapa tidak saya mencobanya," katanya di Sukabumi, Kamis (27/6/2018).

Dibantu rekan dan saudaranya ia pun terus menggeber pembuatan helikopter yang menjadi impiannya itu. Untuk mesinnya dengan menggunakan mesin genset dua silinter 700 CC dengan kekuangan 24 tenaga kuda dan beberapa alat lainnya.

Hingga saat ini, pembuatan helikopter tersebut masih dalam perakitan dan ditargetkan bisa dioperasikan pada 2019 mendatang. Walaupun terlihat konyol, tetapi inovasi warga Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak ini harus diacungi jempol, bahkan helikopter ini bisa mengangkut empat orang.

Ia pun sudah membuat beberapa rencana seperti jika sudah terbentuk 100 persen akan diuji cobakan dahulu sampai benar-benar layak terbang. Karena dirinya pun menomor satukan keselamatan dan tentunya akan terus belajar agar impiannya ini tercapai.

"Seluruh bahan baku yang saya gunakan semuanya baru dan biaya sendiri dengan berat total sekitar 200 kg. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan tentunya helikopter ini bisa sesuai impian yakni bisa terbang," tambahnya.

Jujun mengatakan jika helikopter tersebut sudah bisa terbang dan layak beroperasi, ia akan menyerahkan ke lembaga yang berwenang dan diharapkan bisa digunakan untuk berbagai kepentingan moda transportasi udara. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia, Mobil Kepresidenan Donald Trump versi Terbaru

Ini Dia, Mobil Kepresidenan Donald Trump versi Terbaru

Otomotif | Kamis, 27 September 2018 | 14:00 WIB

30 Helikopter Siaga Evakuasi Kepala Negara di IMF - World Bank

30 Helikopter Siaga Evakuasi Kepala Negara di IMF - World Bank

News | Minggu, 16 September 2018 | 12:05 WIB

Bus Masuk Jurang hingga 21 Tewas, Sopir Tembak Jadi Tersangka

Bus Masuk Jurang hingga 21 Tewas, Sopir Tembak Jadi Tersangka

News | Kamis, 13 September 2018 | 16:49 WIB

Kecelakaan Maut Sukabumi, Emil Pelajari Pembatas Jalan dari Korea

Kecelakaan Maut Sukabumi, Emil Pelajari Pembatas Jalan dari Korea

News | Kamis, 13 September 2018 | 05:51 WIB

Terkini

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:24 WIB

Penjual Vape Khawatir Larangan Rokok Elektrik Meluas: Usaha Saya Bisa Mati

Penjual Vape Khawatir Larangan Rokok Elektrik Meluas: Usaha Saya Bisa Mati

News | Senin, 02 November 2026 | 17:22 WIB

Apa yang Akan Terjadi Jika Pinjol Tidak Dibayar?

Apa yang Akan Terjadi Jika Pinjol Tidak Dibayar?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:21 WIB

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

News | Senin, 02 November 2026 | 17:17 WIB

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

×