Bus Masuk Jurang hingga 21 Tewas, Sopir Tembak Jadi Tersangka

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 13 September 2018 | 16:49 WIB
Bus Masuk Jurang hingga 21 Tewas, Sopir Tembak Jadi Tersangka
Proses evakuasi bus pariwisata yang masuk jurang di Jalur Cikidang - Palabuhan Ratu, Kampung Bantar Selang, Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Polres Sukabumi menetapkan Muhammad Adam (26), sopir bus Jakarta Transport nahas yang terjun ke jurang di Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sehingga menyebabkan 21 penumpang tewas.

"Dari hasil penyiidikan, Muhammad Adam merupakan tersangka utama, karena ia yang terakhir mengendarai bus maut itu sebelum terjun ke jurang di Desa/Kecamatan Cikidang pada Sabtu (8/9). Dia ‘sopir tembak’" kata Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Nasriadi seperti diberitakan Antara, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, tersangka mengakui mengendari bus tersebut dari TMC Kecamatan Cibadak atau sekitar 300 meter dari pintu masuk Kecamatan Cikidang.

Sebab, sopir utama bus itu, yakni Jahidi, kala itu ingin beristirahat setelah berkendara dari pul  bus di Bogor hingga TMC.

Adam juga baru bekerja selama dua bulan di pul bus Jakarta Wisata tersebut dan belum memiliki SIM untuk mengemudikan bus. Ia hanya memiliki SIM A yang diperuntukan untuk mobil berukuran kecil atau pribadi.

Tersangka yang belum lihai mengemudikan bus tersebut nekat berkendara. Padahal, jalur Cikidang merupakan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas.

Setibanya di “letter S" Kampung Bantar Selang, pemuda warga Kelurahan Curug RT 1/5, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok itu tidak bisa mengendalikan busnya.

Nasriadi menyuturkan, kondisi bertambah panik saat tersangka tak bisa mengganti perseneleng dan gagal mengerem saat berada di jalan menurun serta curam.

Akhirnya, bus yang ditumpangi 36 karyawan PT Catur Putra Grup bersama sopir utama dan dirinya terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter.

"Saat diturunan, tersangka bukannya menginjak rem malah injak kopling, sehingga laju kendaran semakin kencang dan tidak bisa dikendalikan. Akhirnya terjun ke jurang yang mengakibatkan 21 orang tewas termasuk sopir bus dan 17 orang lainnya selamat," tambahnya.

Nasriadi mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus kecelakaan maut ini. Selain menetapkan tersangka, polisi masih menyelidiki apakah bus tersebut laik jalan atau tidak. Informasinya, bus itu sudah tak melaksanakan uji KIR sejak 2016 dan kelebihan muatan, serta rem kurang berungsi saat kejadian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecelakaan Maut Sukabumi, Emil Pelajari Pembatas Jalan dari Korea

Kecelakaan Maut Sukabumi, Emil Pelajari Pembatas Jalan dari Korea

News | Kamis, 13 September 2018 | 05:51 WIB

Diameter Lubang Misterius di Sukabumi Terus Bertambah

Diameter Lubang Misterius di Sukabumi Terus Bertambah

News | Selasa, 11 September 2018 | 12:46 WIB

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus Maut Sukabumi

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus Maut Sukabumi

News | Selasa, 11 September 2018 | 11:53 WIB

Terungkap, Penyebab Munculnya Lubang Misterius di Sukabumi

Terungkap, Penyebab Munculnya Lubang Misterius di Sukabumi

News | Selasa, 11 September 2018 | 09:21 WIB

Kesaksian Korban Bus Maut Sukabumi, Liburan Berakhir Petaka

Kesaksian Korban Bus Maut Sukabumi, Liburan Berakhir Petaka

News | Selasa, 11 September 2018 | 07:05 WIB

Terkini

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB