Tak Pakai Konsultan Asing, Tim Jokowi Singgung Prabowo dan Sandi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 28 September 2018 | 15:09 WIB
Tak Pakai Konsultan Asing,  Tim Jokowi Singgung Prabowo dan Sandi
Sekjen Partai Nasdem Johny G Plate (kiri), Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah), dan Sekjen PKB Abdul Kadir Karding (kanan) di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2018). [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Tim pemenangan pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin tidak akan melibatkan konsultan asing di Pemilihan Presiden 2019. Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf, Hasto Kristiyanto menyebut akan menggelorakan martabat bangsa Indonesia dengan tak menggunakan konsultan asing.

Hasto kemudian menyinggung kubu Prabwo Subianto yang sudah menggunakan jasa konsultan asing sejak Pilpres 2014.

"Pak Jokowi-Ma'ruf amin ini konsisten di dalam menggelorakan martabat dan kebanggan kita sebagai bangsa, maka kita tidak pakai konsultan asing. Berbeda dengan yang di sana, sudah pakai konsultan asing sejak 2014 yang lalu, mencoba membangun presepsi baru, The New Prabowo," ujar Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Hasto kemudian membahas hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia dan Lingkaran Survei Indonesia yang memenangkan Capres dan Cawapres nomor urut 01. Jokowi – Ma’ruf unggul jauh dari pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Menurutnya dari hasil survei tersebut masyarakat bisa menilai pemimpin yang apa adanya atau pemimpin yang hadir dengan sebuah polesan di bibir. 

"Tetapi dari hasil survei kemarin juga menunjukan upaya-upaya dengan menghadirkan berbagai konsultan itu, ternyata rakyat melihat secara jernih mana pemimpin yang benar-benar hadir apa adanya,” kata Hasto.

“Mana pemimpin yang hadir sebagai sebuah polesan, sampai bibirnya pun harus dipoles dengan lipstick, itu misalnya," lanjut Sekjen PDI Perjuangan.

Untuk diketahui, pemimpin yang hadir dalam sebuah polesan bibir yang dimaksud Hasto tidak terlepas dari sosok Sandiaga Uno. Saat menjadi Wagub DKI, Sandiaga sempat ramai diperbincangkan karena kedapatan mengguanakan lip blam atau pelembab bibir.

Untuk diketahui hasil survei Indikator, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul mendapat perolehan 57,7 persen dan pasangan calon presiden -calon wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 32,3 persen. 

baca juga

Kemudian survei LSI Denny JA juga menyatakan Jokowi-Ma'ruf unggul dibanding Prabowo-Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Jokowi - Ma'ruf Pamerkan Seragam Baru Bertuliskan #01

Tim Jokowi - Ma'ruf Pamerkan Seragam Baru Bertuliskan #01

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:55 WIB

Terkini

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB