Sabtu Pukul 04.00 WIB, Pasukan TNI Terbang ke Lokasi Gempa Palu

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 29 September 2018 | 01:38 WIB
Sabtu Pukul 04.00 WIB, Pasukan TNI Terbang ke Lokasi Gempa Palu
Seorang anak melintas di depan rumah yang roboh akibat gempa di Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9). [ANTARA FOTO/HO/BNPB-Sutopo Purwo]

Suara.com - TNI menggelar apel malam, sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pasca rangkaian gempa bumi mengguncang wilayah Palu, Donggala dan Mamuju, Jumat (28/8/2018) sore. Apel malam diikui seluruh unsur TNI.

Personel TNI akan diberangkatkan menuju Donggala. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan unsur TNI yang diberangkatkan itu adalah personel batalion zeni tempur Kostrad, KRI dr Soeharso-990, dan batalion kesehatan Korps Marinir TNI AL.

Panglima menambahkan seluruh unsur bantuan itu akan diberangkatkan menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules pada Sabtu (29/9/2018) pukul 04.00 dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Diperkirakan tiba pukul 08.00 waktu setempat.

Ia mengatakan pasukan tidak dapat diberangkatkan malam ini, karena belum diketahui secara pasti kondisi bandara Palu terkini, apakah bisa didarati atau tidak.

Kami masih menunggu laporan dari Palu terkait hal itu. Meski bandara Palu ditutup, namun untuk penerbangan bantuan tetap dapat dilaksanakan hanya perlu dipastikan apakah bandara dapat didarati atau tidak.

"Selain itu, akan dilakukan pula pemantauan udara untuk memetakan tingkat kerusakan di wilayah yang diguncang bencana, termasuk untuk memastikan kondisi landasan yang akan didarati pesawat Hercules yang membawa bantuan," tambah Hadi.

Pesawat Hercules dijadwalkan mendarat di Palu. "Namun jika tidak memungkinkan, maka pesawat akan mendarat di Mamuju, ujarnya.

Ia menambahkan pasca rangkaian gempa tersebut Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (AirNav Indonesia) menutup aktivitas operasional Bandara Palu mulai Jumat (28/9/2018) pukul 19.26 WITA hingga Sabtu (29/9/2018) pukul 19.20 WITA, dan telah diterbitkan dalam Notice to Airmen (Notam) Nomor H0737/18. Penutupan tersebut disebabkan gempa bumi yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Koordinator Penanganan Gempa Palu

Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Koordinator Penanganan Gempa Palu

News | Sabtu, 29 September 2018 | 01:30 WIB

Duka Artis untuk Gempa Palu dan Donggala

Duka Artis untuk Gempa Palu dan Donggala

Entertainment | Jum'at, 28 September 2018 | 23:53 WIB

PMI Pusat Kirim Personel ke Lokasi Gempa dan Tsunami Palu

PMI Pusat Kirim Personel ke Lokasi Gempa dan Tsunami Palu

News | Jum'at, 28 September 2018 | 23:19 WIB

Bandara Sam Ratulangi Manado Tak Terdampak Gempa Palu

Bandara Sam Ratulangi Manado Tak Terdampak Gempa Palu

News | Jum'at, 28 September 2018 | 23:13 WIB

Jokowi Siagakan Jajarannya untuk Penanganan Gempa Palu

Jokowi Siagakan Jajarannya untuk Penanganan Gempa Palu

News | Jum'at, 28 September 2018 | 23:03 WIB

Terkini

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB