Array

Diguncang Gempa dan Dibakar, Rutan Donggala Kini Tak Berpenghuni

Senin, 01 Oktober 2018 | 12:48 WIB
Diguncang Gempa dan Dibakar, Rutan Donggala Kini Tak Berpenghuni
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sri Puguh Budi Utami. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Beberapa Lembaga Pemasyarakat (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Palu, Poso, dan Donggala kini kosong tak berpenghuni. Ini karena saat terjadi gempa 7,7 SR sejumlah tahanan di lapas atau rutan itu memilih kabur untuk menyelamatkan diri.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sri Puguh Budi Utami mengatakan, lapas dan rutan kosong karena ditinggal para tahanan menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

"Kondisi ini terjadi karena bangunan lapas dan rutan di wilayah tersebut secara nyata rusak serta mengancam keselamatan mereka (narapidana dan tahanan)," kata Sri saat konferensi pers di kantor Dirjen PAS, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Menurut Sri, sempat terjadi provokasi dan perlawanan yang berujung aksi pembakaran di Rutan Donggala oleh para napi dan tahanan.

Berdasarkan keterangan Kalapas, sewaktu Rutan Donggala dibakar. Para penghuni rutan sempat ditenangkan oleh kalapas dan jajaran, namun ketika terjadi getaran gempa berikutnya dan mendengar bahwa pusat gempa ada di Donggala para penghuni rutan panik.

"Sebenarnya sudah ada negosiasi sedikit demi sedikit, diizinkan sedikit demi sedikit untuk melihat keluarganya, memang paniknya luar biasa. Tapi ternyata juga ada yang tidak sabar, entah bagaimana menyulut kebakaran itu," jelasnya.

Sri mengatakan, saat ini jajaran Dirjen Pas tengah melakukan pendalaman. Selain itu yang dapat diselamatkan ada berapa alat elektronik dan senjata yang dititipkan ke polres setempat.

"Yang tersisa hanya bangunan depan dengan masjid yang masih utuh. Bangunan depan kami pikir sudah nggak bisa dipergunakan lagi, tapi hari ini teman-teman kami sedang melakukan audit dengan jajaran yang ada di sana," tutur Sri.

"Kami akan melakukan relokasi pembangunan seutuhnya di Rutan Donggala, karena seutuhnya tidak dapat berfungsi pasca pembakaran," tambahnya.

Baca Juga: Sudah Yakin dengan Pacar, Marshanda Siap Nikah Lagi?

Sri pun memaklumi pembakaran yang terjadi di Rutan Donggala karena para penghuni Rutan Donggala butuh keselamatan dan kabar dari keluarga.

"Namun secara etika dan moral hukum, hal ini dapat dimaklumi, karena secara naluriah mereka butuh keselamatan jiwa, juga informasi tentang kondisi keluarga mereka di luar. Hal ini terbukti dengan sebagian besar mereka yang kembali melaporkan diri ke lapas rutan," tandas Sri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI