Keliling Jawa Timur, Sandiaga Uno Terima Sumbangan Kampanye

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 02 Oktober 2018 | 00:19 WIB
Keliling Jawa Timur, Sandiaga Uno Terima Sumbangan Kampanye
Sandiaga Uno. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno sudah melakukan kegiatan kampanye di beberapa daerah di Indonesia. Dalam kampanyenya itu, Sandiaga Uno sempat menerima dana sumbangan langsung dari masyarakat.

Sandiaga Uno bercerita kala dirinya mengunjungi sejumlah daerah di Jawa Timur, ternyata diminati oleh berbagai kalangan namun didominasi kalangan ibu-ibu alias emak-emak.

Dirinya pun sempat diberi sumbangan sebesar Rp 2.570.000 di Sumenep, Jawa Timur. Namun yang paling besar ia dapatkan di Surabaya sebesar Rp 7 juta.

“Saya dapatkan terakhir dari Sumenep. Nah ini untuk perjuangan jumlahnya Rp 2.570.000, waktu di Surabaya terima Rp 7 juta, Madiun juga terima sejumlah uang,” kata Sandiaga Uno di Posko Pemenangan Prabowo - Sandiaga Uno, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).

Saat menerima dana sumbangan itu, Sandiaga Uno sempat melemparkan pertanyaan kepada masyarakat untuk mengalirkan dana itu kepada korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan sekitarnya, namun ditolak.

Alasan para masyarakat itu menolak permintaan Sandiaga karena ingin membantu kampanye Prabowo - Sandiaga Uno yang menurut mereka sedang dalam kesulitan sumber dana.

“Kita tanya, apa boleh kita sumbangkan ke Donggala dan Palu, mereka bilang nggak kami menyumbangkan yang ini khusus untuk perjuangan Prabowo - Sandiaga Uno karena kami dengar butuh sumber daya yang cukup,” ujarnya.

Oleh karenanya, Sandiaga Uno akan menyerahkan seluruh dana sumbangan tersebut kepada Badan Pemenangan Nasional untuk dilakukan pendataan serta mendukung adanya transparansi.

“Saya lagi berkoordinasi sama bang Dahnil untuk pelaporan keuangannya jadi di setiap akhir kunjungan saya akan serahkan ke bendahara badan pemenangan untuk transparansi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Kembar 3 Lahir dari Rahim Korban Gempa dan Tsunami Palu

Bayi Kembar 3 Lahir dari Rahim Korban Gempa dan Tsunami Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 00:03 WIB

Pasca Gempa Palu, BMKG Bagi Zona Aman dan Tidak Aman

Pasca Gempa Palu, BMKG Bagi Zona Aman dan Tidak Aman

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 23:55 WIB

Gempa dan Tsunami Palu, Prabowo dan Sandiaga Uno Galang Dana

Gempa dan Tsunami Palu, Prabowo dan Sandiaga Uno Galang Dana

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 23:29 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB