Polri Selidiki Pendeteksi Tsunami Buoy yang Hilang Dicuri

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:50 WIB
Polri Selidiki Pendeteksi Tsunami Buoy yang Hilang Dicuri
Sejumlah toko dan gudang yang rusak akibat diterjang gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 SR di kawasan Pergudangan Kabupaten Donggala, Sulteng. ANTARA FOTO/Amirullah

Suara.com - Wakapolri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengaku masih menyelidiki perihal kasus hilangnya sejumlah alat pendeteksi tsunami atau bouy milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika karena diduga dicuri. Namun karena alasan masih diselidiki, Ari mengaku belum tahu berapa banyak alat pendeteksi tsunami yang hilang.

Kabar hilangnya alat pendeksi tsunami yang di pasang di kawasan perairan Indonsesia itu pertama kali disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di kantornya pada Senin (1/10/2018) kemarin. Pernyataan hilangnya alat buoy karena diduga dicuri itu disampaikan Luhut menanggapi musibah gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Oh (alat pendektsi tsunami di laut nanti kita selidiki hilangnya sebelum tsunami. Setelah tsunami karena tsunami, tapi kalau sebelum tsunami kita selidiki berapa banyak, siapa yang bertanggung jawab," kata Ari di Polda Metro Jaya, Selasa (2/10/2018).

Terkait hal ini, Kadiv Hubungan Masyarakat Polri Irjen Setyo Wasisto juga memyampaikan, jika kasus tersebut sedang diselidiki oleh Ditpolair Baharkam Polri.

"Alat pendeteksi tsunami kan ditengah laut yang melakukan penyelidikan Polair. Polair kemarin kapalnya semua ke darat," katanya.

Penanganan kasus tersebut dilakukan secara bersamaan dengan operasi kemanusiaan terkait bencana gempa dan tsunami di Sulteng

"Itu tahap berikutnya tetap kita selidiki," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LIPI: Jangan Dirikan Bangunan Dekat Sesar Aktif

LIPI: Jangan Dirikan Bangunan Dekat Sesar Aktif

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:39 WIB

Jokowi Perintahkan Kapolri Tangkap Penyebar Hoaks Gempa Palu

Jokowi Perintahkan Kapolri Tangkap Penyebar Hoaks Gempa Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:36 WIB

BNPB Siapkan 15 Truk Pengangkut Jenazah Korban Gempa Palu

BNPB Siapkan 15 Truk Pengangkut Jenazah Korban Gempa Palu

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:30 WIB

Gempa Palu, Warga: Kami di Sigi Tak Butuh Uang, Kami Kelaparan

Gempa Palu, Warga: Kami di Sigi Tak Butuh Uang, Kami Kelaparan

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:15 WIB

Bikin Haru, Gendon Kenang Anak Didik yang Jadi Korban Gempa Palu

Bikin Haru, Gendon Kenang Anak Didik yang Jadi Korban Gempa Palu

Sport | Selasa, 02 Oktober 2018 | 16:07 WIB

Terkini

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB