Raisa Ikut Jadi Korban Gempa Palu, Kepala Luka Parah

Reza Gunadha

Selasa, 02 Oktober 2018 | 20:12 WIB
Raisa Ikut Jadi Korban Gempa Palu, Kepala Luka Parah
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Raisa Saputri Ruslan, bocah perempuan berusia 4 tahun ikut menjadi korban gempa dan tsunami Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pekan lalu.

Setelah hari-hari yang mencekam, ia dan kedua orang tuanya Ruslan (24) serta Niki Sapitri (19) berhasil dievakuasi keluar dari Kota Palu. Mereka tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Selasa (2/10/2018) siang.

Raisa mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus diperban. Sementara pada wajahnya terdapat banyak lebam dan tangan kiri bocah mungil itu patah.

Saat kejadian, Jumat petang, Raisa ikut ayahnya yang bekerja sebagai juru parkir di Pasar Inpres, Kecamatan Kamunji, Palu Barat. Ketika asik bermain, Palu diguncang gempa. Bangunan di mana-mana roboh.

Sementara Raisa yang bermain di depan ruko Pasar Inpres tertimpa reruntuhan batu dan beton. Ruslan yang baru sadar anaknya hilang langsung mencarinya, hingga ditemukan di bawah tumpukan reruntuhan.

Raisa Saputri Ruslan, bocah perempuan berusia 4 tahun ikut menjadi korban gempa dan tsunami Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pekan lalu. [Suara.com/Lirzam Wahid]
Raisa Saputri Ruslan, bocah perempuan berusia 4 tahun ikut menjadi korban gempa dan tsunami Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pekan lalu. [Suara.com/Lirzam Wahid]

"Mau Magrib, saya menyapu, sementara dia ikut bermain di pasar lalu tiba-tiba gempa. Saya dapat dia di bawah, tertimpa bangunan," ungkap Ruslan.

Setelah tiba di Lanud Hasanuddin, Raisa dan orang tuanya langsung diberi makan oleh sejumlah petugas yang sudah bersiaga di pintu gerbang landasan.

Setelah mengisi perut yang kosong, Raisa rencananya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan yang memadai.

"Di Palu tidak ada fasilitas rumah sakit yang memadai. Semua rusak," jelasnya

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu-satunya Pemandu Gunung Cartenz Ini Jadi Korban Gempa Palu

Satu-satunya Pemandu Gunung Cartenz Ini Jadi Korban Gempa Palu

Sport | Selasa, 02 Oktober 2018 | 19:04 WIB

Wiranto: Polisi Akan Tangkap Penyebar Hoax Terkait Gempa Palu

Wiranto: Polisi Akan Tangkap Penyebar Hoax Terkait Gempa Palu

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 19:02 WIB

Alasan Napi Kabur di Palu : Mereka Lari Mau Lihat Keluarga

Alasan Napi Kabur di Palu : Mereka Lari Mau Lihat Keluarga

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 18:00 WIB

Tiga Mayat Dievakuasi dari Hotel Roa Roa Palu, Tak Lagi Dikenali

Tiga Mayat Dievakuasi dari Hotel Roa Roa Palu, Tak Lagi Dikenali

News | Selasa, 02 Oktober 2018 | 17:57 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×