Pelacakan Polisi: Ratna Sarumpaet Operasi Plastik, Bukan Dipukuli

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 03 Oktober 2018 | 10:50 WIB
Pelacakan Polisi: Ratna Sarumpaet Operasi Plastik, Bukan Dipukuli
Ratna Sarumpaet Babak Belur ( Instagram )

Suara.com - Kabar aktivis sosial, Ratna Sarumpaet dipukuli hingga babak belur benar-benar membuat heboh publik. Aparat kepolisian pun dibuat sibuk karenanya. Jajaran Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya langsung bergerak melakukan pelacakan atas kabar tersebut.

Dari informasi awal, Ratna Sarumpaet dikabarkan dipukuli di daerah Bandung pada tanggal 21 September 2018. Kabarnya, Ratna dipukuli di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung usai acara konferensi dengan peserta beberapa negara asing di sebuah hotel di Bandung.

Namun dari hasil pelacakan Polda Jabar, pada tanggal 21 September 2018 tidak ada acara konverensi negara asing di Jabar. Tidak sampai di situ, polisi juga melacak di 23 rumah sakit di Jabar, juga tidak ditemukan ada pasien atas nama Ratna Sarumpaet.

Begitu juga dengan hasil pelacakan dengan bagian bandara termasuk para sopir taksi, Avsec, porter dan tukang parkir. Tidak ada yang tahu insiden Ratna Sarumpaet dipukuli hingga babak belur.

Di waktu yang sama, Polda Metro Jaya ikut melakukan penyelidikan di Jakarta. Di sini diketahui, Ratna Sarumpaet sempat menjalani perawatan di sebuah klinik yakni RS khusus bedah Bina Estetika. Ratna diketahui dirawat sejak 21-24 September 2018.

Jejak Rekening

[Twitter/arsad_al8]
[Twitter/arsad_al8]

Dalam kurun waktu itu, polisi juga melacak ada tiga kali aliran transfer dari rekening BCA atas nama Ratna Sarumpaet kepada RS Bina Estetika. Yakni pada tanggal 20 September 2018 sekitar pukul 21.00 WIB sebesar Rp 25 juta. Tanggal 21 September 2018 pukul 17.06 WIB sebesar Rp 25 juta dan pada tanggal 24 September 2018 pukul 21.11 WIB sebesar Rp 40 juta.

Dari hasil penyelidikan polisi itu, pihak RS khusus bedah Bina Estetika melalui bagian operasional bernama Farhan dan manager medis bernama dr Inggrid membenarkan apabila Ratna Sarumpaet dirawat tanggal 21-24 September 2018 dalam rangka operasi plastik.

Perawatan itu tercatat dalam buku register rawat inap RS Bina Estetika. Di mana nama Ratna Sarumpaet masuk rumah sakit itu pada hari Jumat tanggal 21 September 2018 pukul 17.00 WIB.

Sementara, berdasarkan rekaman CCTV di RS Bina Estetika, Ratna Sarumpaet keluar rumah sakit pada hari Senin tanggal 24 September 2018 pukul 21.28 WIB menggunakan taksi Blue Bird.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dugaan Rekayasa Ratna Sarumpaet, Fahri Hamzah: Aneh, Memang Aneh

Dugaan Rekayasa Ratna Sarumpaet, Fahri Hamzah: Aneh, Memang Aneh

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 10:34 WIB

Heboh Ratna Sarumpaet Dipukuli, Begini Hasil Pelacakan Polisi

Heboh Ratna Sarumpaet Dipukuli, Begini Hasil Pelacakan Polisi

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 10:28 WIB

RSK Bedah Bina Estetika, Diduga Ratna Sarumpaet Operasi di Sini

RSK Bedah Bina Estetika, Diduga Ratna Sarumpaet Operasi di Sini

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 10:18 WIB

Ungkap Rekayasa Ratna Sarumpaet, Mabes Polri Turun Tangan

Ungkap Rekayasa Ratna Sarumpaet, Mabes Polri Turun Tangan

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 09:56 WIB

Ratna Sarumpaet Dipukuli, Polri Beri Keterangan Resmi Hari Ini

Ratna Sarumpaet Dipukuli, Polri Beri Keterangan Resmi Hari Ini

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 09:49 WIB

Terkini

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB