Nginap Bareng Atlet Paralayang, Riyadi Hilang di Hotel Roa Roa

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:06 WIB
Nginap Bareng Atlet Paralayang, Riyadi Hilang di Hotel Roa Roa
Tim SAR berusaha mengevakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan di Hotel Roaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Basri Marzuki]

Suara.com - Gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah tak hanya meninggalkan kerusakan, namun juga seribu cerita. Banyak warga masih kehilangan saudara, suami, istri atau pun anaknya.

Salah satunya adalah Sumiati (53). Hampir setiap hari pascagempa dan tsunami, wanita paruh baya ini selalu meneteskan air mata kala teringat anak bungsunya Muhammad Riyadi (26). Hingga kini, Riyad belum juga ditemukan, ia diduga ikut terpendam di reruntuhan Hotel Roa Roa di Kota Palu.

Warga Mutong, Kabupaten Parigi Mutong ini mengaku tidak ada pertanda apapun dari anak bungsunya sebelum bencana gempa dan tsunami itu tiba. Kali terakhir ia berkomunikasi dengan anaknya adalah pada Kamis (27/9/2018) atau sehari sebelum gempa terjadi.

Saat itu, Riyadi memberi tahu ibunya diperintah atasannya pergi ke Kota Palu untuk mengantar atlet paralayang.

"Tidak ada pesan dan petanda apa-apa. Dia (Riyadi) hanya bilang bos panggil saya ke Palu. Saya mau ke Palu, bos panggil saya suruh ikut paralayang," kata Sumiati saat ditemui di tengah proses evakuasi di Hotel Roa Roa, Jalan Patimura, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2018).

Sumiati pun tak kuasa menahan air matanya ketika dia bercerita kalau Riyadi merupakan anak laki-laki satu-satunya. Dia dikenal baik, dan menjadi salah satu tulang punggung keluarga.

"Dia anak baik, anak terakhir satu-satunya laki-laki dari tiga bersaudara," tuturnya.

Sementara sang bapak, Safrudin (56) mengatakan, Riyadi sebelumnya ikut menginap di Hotel Roa Roa sejak Kamis (27/9) malam. Riyadi menginap di lantai 7 hotel tersebut bersama atlet paralayang Franky Koas dan keponakannya Loren Koas.

Franky dan Loren sendiri telah berhasil dievakuasi pada Selasa (2/10/2018). Sedangkan Riyadi belum juga ditemukan.

baca juga

"Dia tidur dengan 3 orang, sama atlet paralayang Franky dan keponakannya itu Loren. Franky dan Loren sudah ditemukan kemarin," kata Safrudin.

Kini, Safrudin diminta untuk menyambangi RS Bhayangkara Palu untuk mengecek satu jenazah yang hingga kini belum dikenali. Jenazah tersebut ditemukan Selasa kemarin bersamaan dengan penemuan Franky dan Loren.

"Saya mau ke sana (RS Bahayangkara Palu) mengecek barang kali itu anak saya," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geologi ESDM: Hoaks, Palu Akan Tenggelam Pasca Gempa dan Tsunami

Geologi ESDM: Hoaks, Palu Akan Tenggelam Pasca Gempa dan Tsunami

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 13:28 WIB

Badan Geologi Tegaskan Perlunya Peta dan Mitigasi Kegempaan

Badan Geologi Tegaskan Perlunya Peta dan Mitigasi Kegempaan

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 13:19 WIB

10 SPBU di Palu, Donggala dan Sigi Mulai Beroperasi

10 SPBU di Palu, Donggala dan Sigi Mulai Beroperasi

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 11:43 WIB

Gempa Palu, Menkominfo Dirikan 37 Wifi Gratis di Sulawesi Tengah

Gempa Palu, Menkominfo Dirikan 37 Wifi Gratis di Sulawesi Tengah

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 11:32 WIB

Listrik Mulai Masuk, 49 Persen BTS di Sulteng Sudah Beroperasi

Listrik Mulai Masuk, 49 Persen BTS di Sulteng Sudah Beroperasi

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 11:14 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×