Amien Rais Dipanggil Polisi Sebelum Ratna Sarumpaet Ditangkap

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 10 Oktober 2018 | 11:24 WIB
Amien Rais Dipanggil Polisi Sebelum Ratna Sarumpaet Ditangkap
Amien Rais. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Amien Rais, Ketua Dewan Kehormatan PAN, merasa aneh terhadap surat panggilan pemeriksaan polisi. Dia menilai janggal, karena dipanggil polisi sebelum Ratna Sarumpaet ditangkap karena kasus hoaks.

Amien memerkan sepucuk surat panggilan pertamanya tertanggal 2 Oktober. Surat panggilan itu menempatkan Amien Rais menjadi saksi di kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Sementara Ratna Sarumpaet ditangkap, Kamis (4/10/2018).

Hal itu disampaikan Amien ketika memenuhi panggilan polisi terkait pemeriksaannya sebagai saksi atas kasus berita bohong yang menjerat Ratna sebagai tersangka. Kejanggalan yang dimaksud Amien yakni mengenai surat panggilan dirinya yang dilayangkan polisi pada Selasa (2/10/2018) pekan lalu.

"Saya sampaikam kepada masyarakat Indonesia. Saya tadi malam lihat di Metro TV, bapak (Kadiv Humas Polri) Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan bahwa saya dipanggil berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet. Ini videonya ini nanti anda cari sendiri. Ini kita lihat surat panggilan untuk saya tertanggal 2 oktober ya," kata Amien di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).

Mantan Ketua MPR itu menganggap surat panggilan itu dianggap janggal karena Ratna Sarumpaoet sendiri belum pernah diperiksa sebagai pelapor.

Diketahui kebohongan penganiayaan itu baru terungkap setelah Ratna Sarumpaet mengakui telah merekayasa foto wajah lebam yang beredar di media sosial. Drama kebohongan soal penganiayan baru dibeberkan Ratna Sarumpaet, Rabu (3/10/2018) sehari sebelum ditangkap polisi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Dia menyayangkan upaya polisi yang terlebih dahulu meminta keterangannya ketimbang memeriksa Ratna terkait klaim penganiayaan yang menimpanya.

"Ini sangat amat janggal sekali. Karena RS pada tanggal itu belum memberikan keterangan apa pun pada polisi. Sedangkan surat panggilan saya sudah jadi duluan," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amien Rais Ungkap Kejanggalan Surat Pemeriksaan Polda Metro Jaya

Amien Rais Ungkap Kejanggalan Surat Pemeriksaan Polda Metro Jaya

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 11:13 WIB

Kejanggalan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Versi Amien Rais

Kejanggalan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Versi Amien Rais

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 11:09 WIB

Diperiksa, Massa 212: Polisi Tak Sopan dengan Amien Rais

Diperiksa, Massa 212: Polisi Tak Sopan dengan Amien Rais

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 11:03 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×