November 2018, Rekonstruksi dan Rehabilitasi Gempa Palu Dimulai

Kamis, 11 Oktober 2018 | 06:34 WIB
November 2018, Rekonstruksi dan Rehabilitasi Gempa Palu Dimulai
Siswa mendata rekannya saat hari pertama masuk sekolah di SMA PGRI, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (8/10). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi di Palu, Donggala dan sebagian wilayah di Sulawesi Tengah pascagempa dan tsunami akan dimulai pada awal November 2018.

Pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut sesuai dengan arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Rehabilitasi dan rekonstruksi dijadwalkan mulai awal November 2018. Berarti masa tanggap darurat sampai akhir Oktober 2018," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers "Update Tanggap Bencana Sulawesi Tengah", di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Sutopo mengatakan evakuasi atau pencarian korban ditargetkan berhenti pada 11 Oktober 2018, sehingga total masa evakuasi mencapai 14 hari melebihi ketentuan yang tercantum dalam peraturan, yakni Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melakukan evakuasi selama 10 hari.

"Saat ini masa tanggap darurat masih berlangsung, hanya evakuasi korban dihentikan pada Kamis, tanggal 11 Oktober 2018," ujarnya.

Dia mengatakan korban yang belum ditemukan setelah tanggal 11 Oktober 2018 itu dinyatakan meninggal dunia. Namun, jika masih ada keluarga yang ingin dibantu dalam pencarian korban, maka pemerintah akan membantu, namun proses evakuasi yang ada nantinya tidak semasif sekarang ini.

"Kalau memang besok diputuskan evakuasi dihentikan dalam arti evakuasi besar-besaran seperti sekarang ini," tuturnya.

Pemerintah juga masih menghitung nilai kerugian dan kerusakan akibat bencana itu serta dana yang dibutuhkan untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak gempa dan atau tsunami.

Sementara kegiatan-kegiatan antara lain berupa layanan kebutuhan dasar bagi pengungsi, layanan kesehatan, distribusi logistik, layanan sekolah darurat, pembangunan hunian sementara masih dilanjutkan hingga akhir Oktober 2018. BNPB mencatat sebanyak 2.045 korban meninggal akibat gempa dan tsunami Donggala di Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga 10 Oktober 2018 siang hari. Sementara, sebanyak 82.775 jiwa mengungsi akibat dampak gempa dan tsunami dengan rincian 74.044 jiwa di Sulawesi Tengah dan 8.731 jiwa di luar Sulawesi Tengah. (Antara)

Baca Juga: Pasca Gempa Palu, 333 Sekolah Darurat Dibangun di Sulawesi Tengah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI