Catut Nama Korban Gempa Sulteng, Penipu Raup Rp 10 Juta

Reza Gunadha

Kamis, 11 Oktober 2018 | 21:16 WIB
Catut Nama Korban Gempa Sulteng, Penipu Raup Rp 10 Juta
Oknum petani berinisial Lr alias Mr (41) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mencoba memanfaatkan simpati masyarakat terhadap korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, untuk meraup keuntungan secara ilegal. [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Oknum petani berinisial Lr alias Mr (41) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mencoba memanfaatkan simpati masyarakat terhadap korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, untuk meraup keuntungan secara ilegal.

Lr melakukan aksi tipu-tipu, dengan mengirim pesan singkat secara acak untuk meminta sumbangan. Alih-alih uang sumbangan yang didapatkan disalurkan ke korban bencana, malah dipakainya untuk berfoya-foya.

Pesan itu berbunyi  "tolong bantu keluarga kami korban gempa dan tsunami Palu-Donggala via rekening BRI 780601004778535 cabang Palu-Donggala, atas nama Risa Ristianti.”

Aksi penipuan Lr itu lantas tercium aparat kepolisian hingga akhirnya pak tani ditangkap Tim Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Selasa (9/10/2018) lalu.

"Melalui pesan singkat maupun akun media sosialnya, pelaku mengaku keluarga korban gempa Palu dan Donggala. Dia meminta sumbangan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Komisaris Wirdhanto Hadicaksono, Kamis (11/10/2018).

Pelaku dibekuk di rumahnya, Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap. Ia ditangkap karena telah terbukti menipu puluhan orang.

Tidak tanggung-tanggung, Lr mampu meraup keuntungan hasil menipu senilai Rp 10 juta yang tersimpan dalam rekening bank.

”Rekening yang digunakan bukan miliknya. Pelaku membeli rekening itu dari seseorang seharga Rp 1,2 juta,” jelasnya.

Kekinian, Lr telah dikurung di sel tahanan dan disangkakan melanggar Pasal 28 Ayat (1) juncto Pasal 45 Ayat (2) UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

baca juga

Kalau terbukti bersalah, Lr terancam dipenjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sementara Lr mengakui nekat menggunakan simpati warga terhadap korban bencana gempa serta tsunami Palu dan Donggala, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Saya lihat di televisi, banyak orang yang mau membantu, jadi saya pikir lakukan itu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi," kata Lr.

Kontributor : Lirzam Wahid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Kekerasan Seksual Intai Anak Korban Gempa

Waspada, Kekerasan Seksual Intai Anak Korban Gempa

Lifestyle | Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:21 WIB

Korban Gempa Palu Diduga Ditelantarkan RSUD, Riska: Saya Lapar

Korban Gempa Palu Diduga Ditelantarkan RSUD, Riska: Saya Lapar

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:22 WIB

Puluhan Artis Gelar Konser dan Penggalangan Dana untuk Palu

Puluhan Artis Gelar Konser dan Penggalangan Dana untuk Palu

Entertainment | Kamis, 11 Oktober 2018 | 10:59 WIB

Bantu Korban Gempa, Sriwijaya FC Beli Jersey Mantan Kiper

Bantu Korban Gempa, Sriwijaya FC Beli Jersey Mantan Kiper

Bola | Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:09 WIB

Terkini

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:36 WIB

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:32 WIB

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

Antrean di SPBU Tak Sekadar Soal BBM, Ekonom Soroti Beban Sosial Kelompok Rentan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:26 WIB

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Imigrasi Silmy Karim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:22 WIB

Buntut Intimidasi Dokter di IGD, Sekjen Golkar Pastikan Sanksi Tegas bagi Kader yang Buat Onar

Buntut Intimidasi Dokter di IGD, Sekjen Golkar Pastikan Sanksi Tegas bagi Kader yang Buat Onar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:16 WIB

Jokowi Safari Politik, Golkar: Beliau Bukan Presiden Lagi, Kami Tegak Lurus ke Pak Prabowo!

Jokowi Safari Politik, Golkar: Beliau Bukan Presiden Lagi, Kami Tegak Lurus ke Pak Prabowo!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:11 WIB

5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Mengapa Calon Manajer Koperasi Ikut Pelatihan Militer?

5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Mengapa Calon Manajer Koperasi Ikut Pelatihan Militer?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Pengamat UMY Soal Safari Politik Jokowi dan PSI: Upaya Amankan Oligarki Lewat Politik 'Bagi Uang'

Pengamat UMY Soal Safari Politik Jokowi dan PSI: Upaya Amankan Oligarki Lewat Politik 'Bagi Uang'

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:59 WIB

×