Ini Kritikan Fadli Zon Soal Pidato Jokowi di IMF

Dythia Novianty, Muhammad Yasir

Minggu, 14 Oktober 2018 | 07:49 WIB
Ini Kritikan Fadli Zon Soal Pidato Jokowi di IMF
Fadli Zon. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon angkat bicara terkait pidato Presiden Joko Widodo alias Jokowi di acara Annual Meeting IMF World Bank Plenary, di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali pada Jumat (12/10/2018). Fadli Zon menyebut, isi pidato Jokowi menunjukan sikap kepala negara yang lemah.

Fadli Zon, melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon mencuitkan kritikan pedas atas pidato Jokowi di acara Annual Meeting IMF World Bank Plenary. Menurutnya, selain menunjukan sikap kepala negara yang lemah, isi pidato Jokowi dinilai tidak memiliki substansi penting bagi bangsa Indonesia di hapadan IMF.

Padahal, kata Wakil Ketua DPR itu, selaku tuan rumah seharusnya posisi Indonesia sangat diuntungkan untuk dapat menyampaikan masukan dan kritik terhadap IMF.

Kendati begitu, Fadli Zon justru menilai, Jokowi yang menganalogikan kondisi perekonomian dunia selayaknya serial televisi 'Game of Thrones' tidak relevan dan malah menunjukan kondisi perekonomian Indonesia lemah di tengah tantangan ekonomi globat saat ini.

Berikut cuitan Fadli Zon yang memgkritik pidato Jokowi melalui akun Twitter milik pribadinya @fadlizon pada Sabtu (13/10/2018).

"Pidato Presiden @jokowi di depan IMF, yg menyatakan 'kami bergantung pd Bapak Ibu semuanya, para pembuat kebijakan moneter dan fiskal dunia untuk menjaga komitmen kerja sama global', justru menunjukan sikap pemimpin negara yg lemah."

"Sebagai tuan rumah, mestinya posisi Indonesia diuntungkan untuk dapat menyampaikan masukan serta kritik terhadap IMF."

"Selain analogi 'Games of Thrones' tak relevan dengan situasi saat ini, jika disimak baik-baik, pidato Presiden @jokowi di forum IMF-World Bank Annual Meeting kemarin, justru menunjukkan ekonomi Indonesia itu lemah di tengah tantangan ekonomi global saat ini."

"Jika demikian, apa yang patut diapresiasi dari pidato tsb? Setidaknya, ada dua hal yg menjadi pertimbangan sy, menilai pidato Presiden kemarin tak punya substansi penting bagi bangsa kita di hadapan IMF."

"Pertama, pidato Presiden @jokowi di forum IMF, menyiratkan kecemasan akut. Sangat disayangkan di forum tsb, sikap mental yg dipertontonkan Presiden justru mental inferior yg mengemis belas kasihan negara besar."

"Di sisi lain, pidato tsb justru menunjukkan pemerintah Indonesia sedang tak percaya diri dengan arah kebijakannya dalam mengatasi kondisi rupiah yang terus terdepresiasi."

"Sejak rupiah menembus angka 14.000 per dollar, kami sudah mengingatkan, agar pemerintah menghentikan drama'rupiah baik-baik saja'."

"Kebobrokan ekonomi jangan ditutup-tutupi. Sekarang, ketika rupiah semakin terdepresiasi, dan tak dapat ditutup-tutupi lagi, pemerintah justru mengeluhkannya kepada IMF. Ironis!"

"Sehingga, sy melihat pidato Presiden kemarin, justru mencerminkan mental pemimpin kita yang inferior, krn kepercayaan dirinya yg terus terkikis."

"Kedua, krn kita tuan rumah, seharusnya kritik thdp IMF yg pernah disampaikan Presiden @jokowi di 2015 dalam momen peringatan Konferensi Asia-Afrika, dapat disampaikan langsung dalam forum tsb."

"isu ketidakadilan global, ketimpangan, serta kritikan Indonesia atas dominasi negara-negara besar dalam arsitek keuangan global, mestinya kembali disuarakan. Jika itu yg kemarin disampaikan, pidato Presiden patut kita apresias."

" Lebih jauh, Presiden sebenarnya dapat memanfaatkan forum tsb untuk mendorong agenda reformasi peran IMF dan WB yg semakin tdk relevan di era baru ini. Juga mendorong agar emerging markets diberikan porsi yg lebih luas dan strategis dlm organisasi IMF dan WB."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sebut Game of Thrones, Sandiaga Versi Nabi Yusuf AS

Jokowi Sebut Game of Thrones, Sandiaga Versi Nabi Yusuf AS

Bisnis | Minggu, 14 Oktober 2018 | 06:24 WIB

Pidato Game of Thrones Versi Jokowi Dinilai Out of The Box

Pidato Game of Thrones Versi Jokowi Dinilai Out of The Box

Bisnis | Minggu, 14 Oktober 2018 | 02:00 WIB

5 Tempat Wisata Mirip Lokasi Game of Thrones di Indonesia

5 Tempat Wisata Mirip Lokasi Game of Thrones di Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 20:30 WIB

Game of Thrones, Jokowi dan Cerita Aslinya

Game of Thrones, Jokowi dan Cerita Aslinya

Entertainment | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 21:15 WIB

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Bisnis | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:59 WIB

Diperiksa Polisi, Rian Ernest Ditanya Soal Postingan Fadli Zon

Diperiksa Polisi, Rian Ernest Ditanya Soal Postingan Fadli Zon

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:40 WIB

Terkini

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:33 WIB

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:00 WIB

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:20 WIB