Aksi GRM di Bali: Pertemuan IMF - WB Bencana Baru untuk Indonesia

Reza Gunadha

Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:21 WIB
Aksi GRM di Bali: Pertemuan IMF - WB Bencana Baru untuk Indonesia
Gerakan Rakyat Menentang International Monetary Fund – World Bank Group kembali menggelar aksi massa di Nusa Dua Bali, untuk memprotes pertemuan tahunan kedua lembaga donor internasional tersebut, Minggu (14/10/2018). [dok.GRM IMF WB]

Suara.com - Gerakan Rakyat Menentang International Monetary Fund – World Bank Group kembali menggelar aksi massa di Nusa Dua Bali, untuk memprotes pertemuan tahunan kedua lembaga donor internasional tersebut, Minggu (14/10/2018).

Koordinator GRM IMF - WB Mohammad Ali mengatakan, menjelang penutupan pertemuan itu, kedua lembaga hanya menghasilkan rencana baru untuk mendikte kebijakan pemerintah Indonesia dengan menggelontorkan utang.

 “Utang tersebut adalah investasi asing untuk mempercepat pengambilalihan kekayaan alam dan membuat kemiskinan semakin memburuk. Ini bencana baru bagi rakyat Indonesia,” tutur Ali dalam keterangan resminya.

Ali menuturkan, pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla justru memberikan kesempatan kepada IMF dan Bank Dunia untuk memiskinkan rakyat sebagai hasil baru yang disepakati dalam pertemuan tahunannya kali ini.

Gerakan Rakyat Menentang International Monetary Fund – World Bank Group kembali menggelar aksi massa di Nusa Dua Bali, untuk memprotes pertemuan tahunan kedua lembaga donor internasional tersebut, Minggu (14/10/2018). [dok.GRM IMF WB]
Gerakan Rakyat Menentang International Monetary Fund – World Bank Group kembali menggelar aksi massa di Nusa Dua Bali, untuk memprotes pertemuan tahunan kedua lembaga donor internasional tersebut, Minggu (14/10/2018). [dok.GRM IMF WB]

Tak hanya itu, pelarangan konferensi tandingan berskala internasional oleh People’s Global Conference(PGC) Against IMF – WB di Bali juga menurut Ali menjadi bukti pemerintah merepresi setiap protes rakyat terhadap kedua lembaga tersebut.

“Rakyat Bali juga ditindas lewat larangan dan aturan yang membuat mereka kehilangan pendapatannya dan hak demokratisnya selama acara IMF dan Bank Dunia berlangsung,” jelasnya.

Seluruh kegiatan GRM dan PGC, kata Ali, merupakan pertemuan yang sah dan damai untuk membongkar kejahatan IMF - Bank Dunia terhadap miliaran rakyat seluruh dunia, khususnya rakyat Indonesia dan Bali.

“Pertemuan ini diselenggarakan untuk menawarkan dunia alternatif yang bebas dari intervensi dan dominasi imperialisme. PGC sama sekali bukanlah ancaman bagi keamanan Indonesia, terutama masyarakat Bali. Tetapi tentu saja PGC adalah ancaman terhadap kebohongan IMF-Bank Dunia,” demikian Ali.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cantiknya Cassandra Lee Liburan di Kelingking Beach, Bali

Cantiknya Cassandra Lee Liburan di Kelingking Beach, Bali

Lifestyle | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 09:15 WIB

Perusahaan BUMN Raup Rp 202,5 Triliun dari Pertemuan IMF-WB

Perusahaan BUMN Raup Rp 202,5 Triliun dari Pertemuan IMF-WB

Bisnis | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:23 WIB

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Tawa dan Tepuk Tangan Warnai Pidato Game of Thrones Jokowi

Bisnis | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:59 WIB

Aktivis PGC Against IMF-WB Pidato Protes di Hadapan Direktur IMF

Aktivis PGC Against IMF-WB Pidato Protes di Hadapan Direktur IMF

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:26 WIB

Terkini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

×