LBH Pers: Investigasi IndonesiaLeaks soal Buku Merah Bukan Hoaks

Tim Liputan Khusus

Minggu, 14 Oktober 2018 | 14:48 WIB
LBH Pers: Investigasi IndonesiaLeaks soal Buku Merah Bukan Hoaks
Konfrensi pers oleh inisiator dan CSO mitra IndonesiaLeaks di kantor AJI Indonesia, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (14/10/2018). [Suara.com]

Suara.com - Direktur Eksekutif LBH Pers Nawawi Bahrudin membantah tudingan sejumlah pihak yang menyebut berita hasil investigasi sejumlah media yang berkolaborasi dalam IndonesiaLeaks adalah hoaks alias bohong.

Dia memastikan, laporan investigasi yang mengungkap kasus perusakan barang bukti buku merah berisi catatan keuangan dugaan aliran dana ke petinggi Polri termasuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah melalui verifikasi data secara valid.

“Apa yang diberitakan media anggota IndonesiaLeaks ada data dan faktanya, serta sudah terverifikasi,” kata Nawawi dalam konfrensi pers oleh inisiator dan CSO mitra IndonesiaLeaks di kantor AJI Indonesia, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (14/10/2018).

Dia menyatakan, data mengenai buku merah serta BAP Kumala Dewi Sumartono yang diperoleh oleh tim IndonesiaLeaks juga sudah dikonfirmasi kebenarannya ke empat sumber di KPK.

Menurutnya, laporan investigasi IndonesiaLeaks mulai disebut sejumlah pihak sebagai hoaks setelah Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan rekaman CCTV tak merekam perusakan buku merah oleh dua eks penyidik Roland Ronaldy dan Harun.

“Pernah diucapkan oleh pihak-pihak dalam wawancara. Ini dikatakan hoaks karena pernyataan Ketua KPK bahwa tidak terlihat dalam rekaman CCTV pengrusakan barang bukti. Padahal dia sebelumnya bilang terlihat dalam rekaman CCTV,” ujar dia.

“Kami tegaskan ini bukan kebohongan, bukan sebuah hoaks. Laporan berita ini berdasarkan fakta. Kami pastikan berita investigasi ini memenuhi standar jurnalistik”.

Dia menambahkan, laporan investigasi ini bukan untuk kepentingan politik tertentu, meski diterbitkan pada tahun politik menjelang Pilpres 2019.

“Ini sama sekali tidak ada maksud dan tujuan politik tertentu. Investigasi ini benar independen, sesuai dengan tugas jurnalistik sebagai kontrol sosial,” kata dia.

baca juga

Liputan investigasi IndonesiaLeaks bisa dibaca di sini.

Sementara pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo mengenai perusakan buku merah menjadi dasar penindakan terhadap Roland dan Harun bisa dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Pernyataan Beda Ketua KPK soal CCTV Rekam Perusakan Buku Merah

2 Pernyataan Beda Ketua KPK soal CCTV Rekam Perusakan Buku Merah

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 10:00 WIB

Nama Tito Disebut, Pendemo: Ada yang Ingin Benturkan KPK - Polri

Nama Tito Disebut, Pendemo: Ada yang Ingin Benturkan KPK - Polri

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:36 WIB

DPR akan Bahas Kasus Pelenyapan Barang Bukti Bersama KPK

DPR akan Bahas Kasus Pelenyapan Barang Bukti Bersama KPK

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:26 WIB

KPK Hati-hati Tindaklanjuti Liputan Investigasi IndonesiaLeaks

KPK Hati-hati Tindaklanjuti Liputan Investigasi IndonesiaLeaks

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:56 WIB

Terkini

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:42 WIB

×